Bupati Sleman meminta semua pihak siaga hadapi La Nina

id Apel siaga lanina,Pemkab sleman,Bupati sleman,Dandim sleman,BPBD sleman ,Cuaca ekstrim

Bupati Sleman meminta semua pihak siaga hadapi La Nina

Bupati Sleman Sri Purnomo bersama Dandim 0732/Sleman Letkol Inf Arief Wicaksana memeriksa kesiapan peralatan dan perlengkapan penanggulangan bencana menghadapi cuaca ekstrim La Nina. Foto Antara/HO-Humas Pemkab Sleman

Sleman (ANTARA) - Bupati Sleman Sri Purnomo meminta seluruh elemen, termasuk masyarakat, harus selalu siap dan siaga menghadapai potensi bencana La Nina ini.

"Masyarakat saya harap tetap tenang. Masyarakat juga harus mengamati di lingkungannya masing-masing. Kalau ada pohon yang sekiranya membahayakan, ya kita harap hati-hati," kata Bupati Sleman "Masyarakat saya harap tetap tenang. Masyarakat juga harus mengamati di lingkungannya masing-masing. Kalau ada pohon yang sekiranya membahayakan, ya kita harap hati-hati," kata Bupati Sleman pada epel siaga yang digelar di Lapangan Pemda Sleman dengan inspektur upacara Komandan Kodim 0732/Sleman Letkol Inf Arief Wicaksana, Senin.

Ketua Pelaksana Penanggulangan Bencana Alam Pemerintah Kabupaten Sleman itu menyampaikan bahwa dinas lingkungan hidup juga telah melakukan berbagai langkah, seperti memangkas ranting pohon-pohon besar yang yang ada di tepi jalan.

Ia menambahkan bahwa cuaca ekstrim ini juga berpotensi menimbulkan bencana lain, seperti banjir dan tanah longsor.

"La Nina ini dapat mengakibatkan kenaikan intensitas hujan hingga 40 persen," katanya.

Sementara Dandim 0732/Sleman Letkol Inf Arief Wicaksana yang juga sebagai Wakil Ketua Pelaksana Penanggulangan Bencana Alam Pemkab Sleman menegaskan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk menghadapi ancaman cuaca ekstrim ini.

Ia mengatakan bahwa seluruh SDM dan peralatan yang dibutuhkan juga sudah siap digunakan ketika terjadi hal yang tak diinginkan nanti.

"Pemetaan daerah yang akan terdampak bencana juga telah dilakukan, sekaligus mempersiapkan langkah-langkah yang perlu diambil untuk mengatasi bencana tersebut," katanya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman Joko Supriyanto menyebutkan pihaknya selalu siap siaga 24 jam penuh setiap hari.

Menurut dia, pihaknya sudah mempersiapkan berbagai peralatan serta logistik yang diperlukan jika terjadi bencana, termasuk ganti rugi untuk korban yang terdampak bencana nantinya.

"Masyarakat yang terdampak bencana, dia akan mendapat bantuan 80 persen dari nilai kerusakan. Kalau rusak berat, bantuannya bisa sampai Rp30 juta," katanya.
Bupati Sleman Sri Purnomo bersama Dandim 0732/Sleman Letkol Inf Arief Wicaksana memeriksa kesiapan peralatan dan perlengkapan penanggulangan bencana menghadapi cuaca ekstrim La Nina. Foto Antara/HO-Humas Pemkab Sleman
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar