
Baznas DIY himpun ZIS dan DSKL Rp33,2 miliar

Dana yang terkumpul tersebut berasal dari ASN dan swasta yang tergabung dalam unit pengumpul zakat (UPZ). ...
Yogyakarta (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional Daerah Istimewa Yogyakarta pada 2020 menghimpun dana zakat infaq sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya sebesar Rp33,2 miliar.
"Dana yang terkumpul tersebut berasal dari ASN dan swasta yang tergabung dalam unit pengumpul zakat (UPZ). Selain itu juga berasal dari perorangan," kata Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji di Kantor Kepatihan Yogyakarta, Rabu.
Ia mengemukakan, pentasharufan atau pendistribusian ZIS dan DSKL didasarkan pada tujuh asnaf yaitu fakir, miskin, amil, muallaf, fisabilillah, ibnu sabil, dan gharimin.
"Pentasharufan ZIS dan DSKL didistribusikan selain untuk konsumtif, juga produktif yang terangkum dalam 5 program utama, yakni program DIY Cerdas, DIY Taqwa, DIY Sejahtera, DIY Peduli, dan DIY Sehat," kat Aji.
Baca juga: Polda DIY memperketat pengamanan gereja selama Paskah 2021
BAZNAS se-DIY melalui pengelolaan dana ZIS dan DSKL, kata Aji, berperan penting dalam menanggulangi kemiskinan di DIY dengan cara pemenuhan kebutuhan dasar yang dikonsumsi sehari-hari oleh fakir-miskin.
Selain itu, kata dia, juga berperan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyaluran ekonomi produktif bagi mustahik terdampak pandemi COVID-19 melalui 5 program strategis Baznas yakni pendidikan, dakwah-advokasi, ekonomi sejahtera, peduli kemanusiaan dan kesehatan.
Pewarta : Luqman Hakim
Editor:
Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2026
