Logo Header Antaranews Jogja

PPP DIY gelar Muswil VIII

Jumat, 4 Juni 2021 23:58 WIB
Image Print
Muswil VIII DPW PPP DIY (HO/Humas Muswil)

Yogyakarta (ANTARA) - DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DIY menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII di Rumah Mardiyono Hargobinangun Pakem Sleman, Jumat.

Muswil memiliki agenda utama bukan memilih ketua DPW PPP DIY periode 2021-2026, namun lebih fokus memilih 5 anggota formatur, yang kemudian formaturlah yang berembug memilih pengurus harian KSB dan pengurus lainnya, ini sesuai PO DPP.

"Ketua Formatur Arsul Sani," kata Ketua Panitia Pelaksana (OC) Muswil VIII DPW PPP DIY Qomary Zaman.

Qomary berharap momentum muswil ini dapat menciptakan energi baru yang diimbangi meningkatnya elektabilitas suara partai pada Pemilu 2024 yang akan datang.

"Muswil merupakan forum musyawarah tertinggi dalam partai di tingkat wilayah (provinsi) untuk membahas masalah organisasi, kepemimpinan dan program kerja partai 5 tahun ke depan," katanya.

Muswil juga harus menumbuhkan kaderisasi partai dalam setiap tingkatan, mendukung PPP melakukan perjuangan di berbagai bidang pengabdian di negeri ini.

"Maksimalisasi peran PPP dalam setiap tingkatan ranah pengabdian harus dapat memberikan ide, visi, misi, dan kebijakan strategis yang berkontribusi kepada rakyat sehingga PPP mendapatkan fedback berupa dukungan masyarakat untuk mendongkrak suara PPP," katanya.

Menurut dia, muswil juga merupakan bentuk sosialisasi politik secara masif, meningkatkan perannya dalam melakukan pendidikan politik dan rekruitmen politik yang efektif.

Pengurus DPW PPP DIY juga harus mampu membangun komunikasi politik secara santun dan bermartabat baik internal, eksternal serta lintas sektoral.

Selanjutnya, pengurus DPW PPP DIY harus mampu mempertahankan bahkan menaikkan target perolehan kursi baik di tingkat kabupaten maupun di tingkat Provinsi DIY.

"Pengurus wilayah juga harus mengakomodasi 'stakeholder', meningkatkan kerja elektoral partai dan merangkul semua kalangan. Tokoh muda NU dan tokoh muda Muhammadiyah siap meramaikan bursa kepemimpinan DPW PPP DIY periode 2021-2026," katanya.

Panitia pelaksana memastikan pelaksanan Muswil VIII ini menerapkan protokol kesehatan. Muswil dilakukan dengan pembatasan peserta tidak menyelenggarakan keramaian yang dapat mengakibatkan terjadinya pelanggaran prokes.

"Tidak ada pengerahan massa, sehingga bagi laskar yang hendak turut memeriahkan muswil cukup memasang bendera partai di masing-masing daerahnya," katanya.



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026