Logo Header Antaranews Jogja

Merosot tipis harga emas

Kamis, 30 Juni 2022 06:51 WIB
Image Print
Ilustrasi - Seorang pegawai menunjukkan kepingan emas di toko perhiasan, Kota Tangerang, Banten. ANTARA FOTO/Fauzan/pras/aa. (ANTARA FOTO/FAUZAN)

Chicago (ANTARA) - Emas kembali tergelincir pada akhir perdagangan Kamis pagi WIB memperpanjang penurunan untuk hari ketiga berturut-turut tertekan penguatan dolar AS di tengah kebijakan moneter Federal Reserve yang agresif untuk mengendalikan inflasi yang terus memanas.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi Comex New York Exchange, melemah 3,70 dolar AS atau 0,2 persen menjadi ditutup pada 1.817,50 dolar AS per ounce. Ini hampir merupakan ulangan sehari sebelumnya ketika harga turun 3,60 dolar AS.

Emas berjangka merosot 3,60 dolar AS atau 0,2 persen menjadi 1.821,20 dolar AS pada Selasa (28/6), setelah jatuh 5,5 dolar AS atau 0,3 persen menjadi 1,824,80 dolar AS pada Senin (27/6), dan terdongkrak 50 sen atau 0,03 persen menjadi 1.830,30 dolar AS pada Jumat (24/6).

Selama diskusi panel dengan kepala bank sentral lainnya di konferensi kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB) di Sintra, Portugal, Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell mengatakan pada Rabu (29/6/2022) tidak ada jaminan bahwa bank sentral dapat merekayasa soft landing untuk ekonomi AS.

"The Fed berlari melawan waktu untuk mengalahkan inflasi. Bank sentral tidak punya pilihan selain terus menaikkan suku bunga untuk mencapai hal ini, meskipun tidak ada jaminan bahwa itu dapat memberikan soft landing bagi perekonomian," kata Powell.




Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026