Logo Header Antaranews Jogja

Telantar, 2.000 wisatawan di Pulau Weizhou

Senin, 18 Juli 2022 22:06 WIB
Image Print
Sejumlah wisatawan bersembahyang di depan sesembahan di kawasan Danau Qinghai di Provinsi Qinghai, China, Senin (11/7/2022). Danau Qinghai, yang berada di atas ketinggian 3.260 meter dari permukaan laut yang luasnya mencapai 4.543 kilometer persegi di dataran tinggi Tibet, ramai dikunjungi wisatawan pada musim panas. ANTARA FOTO/M. Irfan Ilmie/hp

Beijing (ANTARA) - Lebih dari 2.000 wisatawan di Pulau Weizhou di wilayah China selatan telantar setelah ditemukan 450 orang pengunjung terinfeksi COVID-19.

Semua tempat hiburan, tempat rekreasi, gedung bioskop, pusat kebugaran, kolam renang, bar, pemandian air hangat, panti pijat, arena permainan catur dan kartu, dan kafe di pulau wisata yang berada di Kota Beihai, Daerah Otonomi Guangxi, tersebut ditutup total sejak Minggu (17/7).

Kasus pertama tanpa gejala ditemukan pada 12 Juli 2022 di Kota Beihai yang kemudian bertambah menjadi 450 kasus pada Sabtu (16/7).

Komisi Kesehatan Guangxi kepada pers, Senin, menyebutkan bahwa kasus di Beihai telah menjalar ke beberapa kota lain di daerah itu, seperti Nanning, Guilin, Hezhou, dan Chongzuo.

Beihai merupakan salah satu resor wisata terkenal di Guangxi yang memiliki sejumlah objek wisata, seperti Pantai Perak dan Pulau Weizhou yang terbentuk dari bekas letusan gunung api.

Pada musim liburan tahun 2021, objek wisata itu telah menerima 2,1 juta wisatawan.



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026