Logo Header Antaranews Jogja

Terseok-seok, dolar AS

Kamis, 1 September 2022 07:30 WIB
Image Print
Foto Dokumen: Gambar ilustrasi uang kertas dolar AS, Franc Swiss, pound Inggris dan Euro. ANTARA/REUTERS/Kacper Pempel

New York (ANTARA) - Dolar AS tergelincir terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada perdagangan Kamis pagi WIB di tengah penguatan euro yang didukung kemungkinan Bank Sentral Eropa (ECB) akan menaikkan suku bunga secara agresif pekan depan.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama rivalnya, turun 0,07 persen menjadi 108,6980.

Euro menguat setelah Eurostat melaporkan pada Rabu (31/8/2022) bahwa inflasi di zona euro mencapai rekor baru 9,1 persen pada Agustus karena harga energi dan makanan terus melayang lebih tinggi.

Laporan inflasi panas mendorong seruan untuk kenaikan suku bunga besar ketika Bank Sentral Eropa bertemu minggu depan, menurut analis.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Dolar jatuh karena euro menguat dipicu prospek ECB naikkan suku bunga



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026