Logo Header Antaranews Jogja

Melonjak, harga minyak

Selasa, 13 September 2022 06:33 WIB
Image Print
Ilustrasi minyak mentah Brent untuk pengiriman November bertambah 0,68 dolar AS menjadi menetap pada 79,74 dolar per barel di London ICE Futures Exchange. ANTARA FOTO/Moch Asim

New York (ANTARA) - Harga minyak menguat pada akhir perdagangan Selasa pagi WIB didorong dolar AS yang terus merosot dari tertinggi multi-dekade dan ekspektasi permintaan yang lebih lemah karena kekhawatiran pasokan meningkat menjelang musim dingin.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober terangkat 99 sen atau 1,10 persen, menjadi menetap di 87,78 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, minyak mentah Brent untuk pengiriman November bertambah 1,16 dolar atau hampir 1,3 persen ditutup menjadi 94 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Dolar AS yang melemah memberi daya apung pada harga minyak. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,62 persen menjadi 108,3300 pada akhir perdagangan Senin (12/9/2022), menyusul penurunan 0,64 persen di sesi sebelumnya. Secara historis, harga minyak berbanding terbalik dengan harga dolar AS.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Minyak menguat di tengah melemahnya dolar AS dan kekhawatiran pasokan



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026