Logo Header Antaranews Jogja

Harga minyak naik

Sabtu, 22 Oktober 2022 05:34 WIB
Image Print
Ilustrasi - Harga minyak naik, grafik panah tumbuh. ANTARA/Shutterstocks/aa.

New York (ANTARA) - Harga minyak di pasaran naikl Sabtu pagi WIB karena harapan permintaan China yang lebih kuat dan pelemahan dolar AS..

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember terangkat 54 sen atau 0,6 persen menjadi menetap di 85,05 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Minyak mentah Brent untuk pengiriman Desember bertambah 1,12 dolar AS atau 1,2 persen, menjadi ditutup pada 93,50 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Selama sesi perdagangan, kedua harga acuan sempat turun lebih dari satu dolar. Untuk minggu ini, WTI turun sekitar 0,7 persen, sementara Brent naik 2,0 persen.

Harga mengumpulkan beberapa dukungan dari mundurnya dolar AS. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,79 persen menjadi 111,9900 pada akhir perdagangan Jumat (21/10/2022). Secara historis, harga minyak berbanding terbalik dengan harga dolar AS.

Dolar melemah terhadap sekeranjang mata uang setelah sebuah laporan mengatakan beberapa pejabat Fed telah mengisyaratkan kegelisahan yang lebih besar dengan kenaikan suku bunga besar untuk melawan inflasi, bahkan ketika mereka di garis untuk menaikkan suku bunga besar lainnya untuk November.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Minyak menguat ditopang harapan permintaan China dan pelemahan dolar



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026