Logo Header Antaranews Jogja

Harga emas turun di pasaran

Sabtu, 22 Juli 2023 07:06 WIB
Image Print
Emas batangan 50 gram setelah dicetak di pabrik penyulingan dan pabrikan batangan Argor-Heraeus di Mendrisio, Swiss, 13 Juli 2022. ANTARA/REUTERS/Denis Balibouse/pri.
Chicago (ANTARA) - Turun di pasaran harga emas berjangka kembali merosot pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), memperpanjang kerugian untuk hari kedua berturut-turut karena dolar AS menguat.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi Comex New York Exchange tergelincir 4,30 dolar AS atau 0,22 persen menjadi ditutup pada 1.966,60 dolar AS per ounce, setelah menyentuh level tertinggi sesi di 1.975,90 dolar AS dan terendah di 1.958,80 dolar AS.

Emas berjangka terpangkas 9,90 dolar AS atau 0,50 persen menjadi 1.970,90 dolar AS pada Kamis (20/7/2023), setelah berakhir tidak berubah di 1.980,80 dolar AS pada Rabu (19/7/2023), dan melonjak 24,40 dolar AS atau 1,25 persen menjadi 1.980,80 dolar AS pada Selasa (18/7/2023).

Namun demikian, emas naik tipis 0,1 persen untuk minggu ini, dan telah naik sekitar 1,6 persen sepanjang bulan ini.

Indeks dolar - yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama saingannya - naik 0,30 persen menjadi 101,06. Indeks berada di jalur untuk kenaikan mingguan 1,14 persen, kenaikan terbesar dalam dua bulan.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Emas tergelincir tertekan penguatan dolar AS jelang pertemuan Fed



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026