Terbesar, mosaik kubus rubik "The Meg 2: The Trench"

id The Meg 2: The Trench,Mosaik kubus rubik,Kubus rubik,Film barat,Rekor

Terbesar, mosaik kubus rubik "The Meg 2: The Trench"

Instalasi mosaik kubus rubik "The Meg 2: The Trench" yang mendapatkan penghargaan rekor dari Asosiasi Rekor Indonesia di Plaza Senayan, Jakarta Pusat pada Selasa (1/8). (ANTARA/Farhan Arda Nugraha)

Jakarta (ANTARA) - Komunitas pecinta kubus rubik, Jakarta Speedcubing, bersama Warner Bros Indonesia membangun instalasi bertemakan film "The Meg 2: The Trench" menggunakan kubus rubik yang menerima penghargaan rekor dari Asosiasi Rekor Indonesia (ARI) pada Selasa sebagai mosaik kubus rubik terbesar dengan bentuk iregular.


Instalasi yang dipajang di Plaza Senayan, Jakarta Pusat itu memiliki lebar 2,5 meter, panjang 5 meter, dan tinggi 3 meter serta dibuat dengan menggunakan 2.466 buah kubus rubik standar dan 780 buah kubus rubik kecil.

Instalasi mosaik kubus rubik “Meg 2: The Trench” ini didesain oleh Abel Brata, seorang seniman dan speedcuber yang pernah memecahkan beberapa rekor dunia RHR, rekor Indonesia versi MURI, dan World Cube Association.
Proses perancangan dan pembangunan instalasi tersebut memakan waktu sekitar satu bulan. Sementara proses penyusunan gambar mosaiknya dilakukan oleh para anggota komunitas Jakarta Speedcubing selama kurang lebih 22 jam.

"Proses pengerjaan mosaik ini paling lama di proses planning dan pembuatan frame-nya yang memakan waktu kurang lebih satu bulan. Untuk menyusun rubik-rubiknya sebenarnya ga terlalu lama cuman dua hari," kata Abel dalam acara seremonial penyerahan penghargaan dari ARI di Plaza Senayan.
Instalasi mosaik kubus rubik “Meg 2: The Trench” dapat dilihat di Plaza Senayan dari tanggal 29 Juli hingga 13 Agustus 2023. Instalasi itu bisa digunakan juga sebagai tempat berfoto oleh para pengunjung pusat perbelanjaan tersebut.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mosaik kubus rubik "Meg 2: The Trench" raih penghargaan rekor ARI

Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.