Logo Header Antaranews Jogja

Turun, dolar AS

Kamis, 10 Agustus 2023 05:45 WIB
Image Print
Foto Dokumen: Uang kertas pound dan dolar AS terlihat dalam ilustrasi yang diambil 6 Januari 2020. ANTARA/REUTERS/Dado Ruvic/Ilustrasi.

New York (ANTARA) - Turun, dolar AS erhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis pagi WIB.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, turun tipis 0,03 persen menjadi 102,4884 pada akhir perdagangan.

Menurut Federal Reserve Bank of Cleveland, IHK tahunan untuk Juli diperkirakan naik menjadi 3,4 persen. IHK inti, yang tidak termasuk harga makanan dan energi yang bergejolak, diperkirakan naik menjadi 4,9 persen.

"Saya pikir kita sedang memulai membuat kemajuan yang ingin dilihat Fed untuk menurunkan inflasi menjadi 2,0 persen," kata Omair Sharif, pendiri dan presiden firma riset dan analisis Inflation Insights. "Ini akan bergelombang, tapi kami berada di jalur yang benar untuk menurunkan inflasi menjadi 2,0 persen tanpa tindakan Fed lagi."

Di sisi ekonomi, aplikasi hipotek (KPR) AS turun 3,1 persen dari satu minggu sebelumnya, menurut data yang dirilis oleh Survei Mortgage Bankers Association untuk pekan yang berakhir 4 Agustus.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Dolar hampir datar karena investor tunggu laporan inflasi AS



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026