Logo Header Antaranews Jogja

Presiden: Semangat hari santri harus dipegang teguh

Minggu, 22 Oktober 2023 11:34 WIB
Image Print
Tangkapan layar - Presiden Jokowi memberikan sambutan saat apel Hari Santri di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (22/10/2023). (ANTARA/Indra Arief Pribadi)

Jakarta (ANTARA) - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta agar semangat hari santri selalu dipegang teguh sesuai dengan konteks saat ini untuk menghadapi krisis ekonomi, pangan dan energi di dunia yang dipicu perang di berbagai negara.

“Semangat hari santri ini harus terus kita pegang teguh sesuai dengan konteks saat ini di mana ada krisis ekonomi akibat perang,” kata Jokowi dalam sambutannya saat apel Hari Santri di Surabaya, Jawa Timur, Minggu.

Turut hadir dalam apel Hari Santri itu Ketua DPR Puan Maharani, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Anas, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Jokowi menjelaskan bahwa saat ini krisis ekonomi, pangan, dan energi berpotensi mengadang dunia yang disebabkan perang di sejumlah negara. Setelah perang Ukraina dan Rusia, kini dunia dihadapkan pada tantangan geopolitik yang dapat berimbas ke ekonomi karena perang Palestina dan Israel.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Jokowi minta semangat hari santri dipegang teguh pada konteks kekinian



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026