Logo Header Antaranews Jogja

Rafah target serangan militer Israel

Rabu, 7 Februari 2024 07:29 WIB
Image Print
Truk pengangkut bantuan kemanusiaan untuk warga Palestina yang dikirim oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tiba di Rumah Sakit Nasser di Khan Yunis setelah memasuki Gaza melalui Rafah di perbatasan Mesir pada 23 Oktober 2023. (Anadolu/Mustafa Hassona)

Yerusalem (ANTARA) - Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant pada Senin mengatakan target militer berikutnya di Jalur Gaza adalah kota selatan Rafah, yang dia klaim menjadi benteng terakhir kelompok Palestina Hamas.

Pernyataan tersebut diucapkan Gallant dalam konferensi pers, menurut media publik KAN.

Gallant mengatakan pejuang Hamas dan para pemimpinnya bersembunyi di Rafah.

"Kami juga akan menjangkau daerah-daerah yang belum kami serang yaitu di Jalur Gaza tengah dan selatan, dan terutama (benteng) terakhir Hamas di Rafah, " kata dia.

Lebih dari 1,3 juta orang saat ini tinggal di Rafah dan wilayah sekitarnya, yang sebagian besar mereka yang mengungsi dari wilayah lain Gaza.

Beberapa kelompok hak asasi telah memperingatkan atas serangan militer Israel di Rafah, yang dapat menyebabkan banyak korban jiwa.

Gallant menegaskan kembali bahwa pada akhir perang, Hamas tidak akan dapat lagi mengendalikan Gaza.

Sumber: Anadolu

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Israel sebut target militer selanjutnya di Jalur Gaza adalah Rafah



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026