Logo Header Antaranews Jogja

Gunung Semeru terjadi gempa letusan

Senin, 15 Juli 2024 09:57 WIB
Image Print
Visual Gunung Semeru yang terpantau dari Pos Pengamatan Gunung Semeru di Lumajang pada Senin (15/7/2024) pagi. (ANTARA/HO-PVMBG)

Lumajang, Jawa Timur (ANTARA) - Aktivitas Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dengan Malang, Jawa Timur terekam petugas mulai gempa letusan/erupsi hingga gempa guguran pada Senin pagi periode pengamatan pukul 00.00-06.00 WIB.

"Berdasarkan pengamatan kegempaan, Gunung Semeru mengalami 31 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 19-22 mm, dan lama gempa 82-138 detik," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Yadi Yuliandi dalam keterangan tertulis yang diterima di Lumajang.

Gunung yang memiliki ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu juga mengalami 65 kali gempa guguran dengan amplitudo 2-13 mm dan lama gempa 42-95 detik.

"Aktivitas Semeru juga terekam tiga kali gempa embusan dengan amplitudo 5 mm dan lama gempa 57-76 detik, serta satu kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 32 mm, S-P 16 detik dan lama gempa 107 detik," tuturnya.

Pengamatan secara visual, lanjut dia, gunung tertinggi di Pulau Jawa itu terlihat jelas. Asap kawah tidak teramati. Cuaca cerah, angin lemah hingga sedang ke arah barat daya dan barat.

Sebelumnya Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Hendra Gunawan mengatakan bahwa Gunung Semeru mengalami peningkatan kejadian erupsi dan guguran lava yang sewaktu-waktu berpotensi mengakibatkan terjadinya awan panas selama periode 23-30 Juni 2024.

"Aktivitas Gunung Semeru pada periode itu memperlihatkan aktivitas erupsi, awan panas, dan guguran lava masih terjadi, namun secara visual jarang teramati karena cuaca berkabut," tuturnya.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Aktivitas Semeru mulai gempa letusan hingga guguran pada Senin pagi



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026