Menag minta para dai 3T selalu jaga sikap rendah hati

id dai, dai 3T, pengiriman dai ke 3T, menag

Menag minta para dai 3T selalu jaga sikap rendah hati

Pelepasan secara simbolis para dai yang akan dikirim ke wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) selama bulan Ramadhan. ANTARA/HO-Kemenag

Jakarta (ANTARA) - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberikan pesan tegas kepada 1.000 dai dan daiyah yang diberangkatkan ke daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T). Dalam amanatnya, Menag mengingatkan agar mereka berdakwah dengan rendah hati dan tidak menjadikannya ajang mencari ketenaran.

"Orang yang puas dengan pujian sudah selesai, tetapi mereka yang terus dikritik akan berkembang. Jangan mencari popularitas di tempat tugas," kata Menag di Jakarta, Kamis (27/2).

Kementerian Agama secara resmi melepas para dai 3T dalam sebuah acara simbolis dengan penyerahan Bendera Merah Putih kepada perwakilan dai. Program ini digelar setiap tahun sejak 2021 dan bertepatan dengan bulan Ramadhan.

Dalam arahannya, Menag juga menekankan pentingnya menjaga wudhu sebagai bentuk penyucian diri, serta mengingatkan agar para dai tidak melupakan orang tua dalam doa mereka.

"Tolong doakan orang tua. Anda tidak akan menjadi seperti ini tanpa mereka. (Jangan sampai) sibuk memimpin doa untuk orang lain, tetapi lupa mendoakan orang tua sendiri. Ziarahi makam ibu dan bapak. Cium, jangan hanya tangannya, tapi juga kakinya," kata dia.

Selain itu, para dai juga dianjurkan memperbanyak ibadah sunnah, seperti membaca surah Al-Kahfi, Yasin, Ar-Rahman, dan Al-Mulk, serta melaksanakan shalat sunah, termasuk shalat tasbih di tengah malam.

Tahun ini, Kemenag memperluas program dengan mengirim lima dai ke luar negeri, termasuk Australia, Jerman, dan Selandia Baru. Dai yang dikirim ke luar negeri merupakan peraih juara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat nasional.

Direktur Jenderal Bimas Islam Abu Rokhmad menjelaskan saat ini dibutuhkan para pendakwah yang mampu mengajak masyarakat untuk membangun negara.

"Negara membutuhkan tangan-tangan kreatif dan niat baik para dai. Bantu negara ini dengan mengajak masyarakat bekerja keras sesuai bidangnya," kata Abu.

Sementara itu, Direktur Penerangan Agama Islam Ahmad Zayadi mengatakan meningkatnya permintaan layanan keagamaan dari diaspora membuka peluang bagi Indonesia untuk menjadi kiblat dalam kajian dan praktik keislaman global.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menag berpesan kepada para dai 3T selalu jaga sikap rendah hati

Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2025