Logo Header Antaranews Jogja

PSS Sleman ambisius menatap Super League

Selasa, 1 September 2026 19:44 WIB
Image Print
Pesepak bola PSS Sleman Dominikus Dion (kiri), Hiromu Tanaka (tengah), dan Melvyn Lorenzen (kanan) mengenakan jersi baru saat peluncuran tim dan jersi PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sleman, D.I. Yogyakarta, Sabtu (8/8/2026). ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/kye

Jakarta (ANTARA) - Pelatih kepala PSS Sleman Peter Huistra mengungkapkan timnya ambisius menatap musim kembalinya mereka di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia atau Super League 2026/27.

"Kami punya tim yang bagus dan kami selalu memasang target tinggi. Kami ambisius, kami ingin memainkan sepak bola yang bagus, dan dari situlah kami memulainya," kata Huistra kepada awak media setelah acara seremonial kick-off BRI Super League 2026/27 di Jakarta, Selasa.

PSS menjadi salah satu dari tiga tim promosi pada musim ini bersama Garudayaksa dan Adhyaksa, tim yang kemudian mengubah namanya menjadi Isenmulang Kalteng FC.

Mereka promosi ke Super League setelah menjadi runner-up Championhsip musim lalu, dengan Huistra mengatakan selama semusim di kompetisi tersebut timnya belajar soal kerendahan hati setelah degradasi dari kasta tertinggi di musim sebelumnya.

"Sebagai PSS Sleman, kami sangat senang bisa kembali ke Liga 1. Menurut saya, klub kami memang layak berada di Liga 1, satu tahun di Liga 2 telah mengajarkan kami kerendahan hati dan mendorong kami untuk bekerja keras," kata dia.

Di bursa transfer musim ini, PSS mendatangkan 12 pemain. Mereka adalah Christophe Nduwarugira, Melvyn Lorenzen, Matheus Fornazari, Hanif Sjahbandi, Lucao, Hiromu Tanaka, Dimas Drajad, Moussa Bagayoko, Isfandyar Abdillah, Stefan Ashkovski, Pedro Caracoci, dan Riko Simanjuntak yang dipermanenkan dari Persija Jakarta.

Soal komposisi skuadnya, Huistra mengaku sangat optimistis timnya dapat mencapai target yang ditetapkan.

PSS akan membuka Super League dengan menghadapi Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, pada Jumat (4/9) pukul 19.00 WIB. Menurutnya, laga ini menjadi ujian yang bagus untuk mengukur sejauh mana kekuatan timnya.

"Di pertandingan pembuka, kami akan bermain tandang ke Bali, jadi itu akan langsung menjadi ujian yang bagus bagi kami. Tapi menurut saya, kami sudah siap. Sangat siap," tutur pelatih asal Belanda itu.

Lebih lanjut, ia juga mengomentari soal Derbi Jogja melawan PSIM Yogyakarta, yang terakhir tersaji di Liga 2 Indonesia pada musim 2018.

Laga pertama Derbi Jogja akan digelar di kandang PSIM pada 10 Desember, sementara pada laga kedua akan dimainkan di kandang PSS pada 20 Februari tahun depan.

"Kami memiliki laga derbi yang menarik tahun ini, jadi itu hal yang bagus. Laga derbi selalu istimewa. Saya sudah bicara soal Persib dan Persija, tapi PSIM lawan PSS juga merupakan derbi besar, jadi kami menantikannya," kata dia.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: PSS Sleman ambisius menatap Super League



Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026