Pemanfaatan tepian Waduk Sermo saat surut untuk pertanian
- 24 September 2026 21:04 WIB
Warga berdiri di area kompleks bekas pemakaman yang muncul akibat surutnya air Waduk Sermo saat musim kemarau di Kulon Progo, DI Yogyakarta, Kamis (24/9/2026). Unit Pengelola Bendungan Waduk Sermo menyebutkan penyusutan air waduk tidak mengganggu operasional dan pasokan air bagi masyarakat tetap terkendali dengan elevasi 132,2 meter di atas permukaan laut (mdpl) serta cadangan air sekitar 15 juta meter kubik. ANTARA/Ilham Nur Arifin
Warga berdiri di area kompleks bekas pemakaman yang muncul akibat surutnya air Waduk Sermo saat musim kemarau di Kulon Progo, DI Yogyakarta, Kamis (24/9/2026). Unit Pengelola Bendungan Waduk Sermo menyebutkan penyusutan air waduk tidak mengganggu operasional dan pasokan air bagi masyarakat tetap terkendali dengan elevasi 132,2 meter di atas permukaan laut (mdpl) serta cadangan air sekitar 15 juta meter kubik. ANTARA/Ilham Nur Arifin
Perahu melintas di dekat kompleks bekas pemakaman yang muncul akibat surutnya air Waduk Sermo saat musim kemarau di Kulon Progo, DI Yogyakarta, Kamis (24/9/2026). Unit Pengelola Bendungan Waduk Sermo menyebutkan penyusutan air waduk tidak mengganggu operasional dan pasokan air bagi masyarakat tetap terkendali dengan elevasi 132,2 meter di atas permukaan laut (mdpl) serta cadangan air sekitar 15 juta meter kubik. ANTARA/Ilham Nur Arifin