Gunung Kidul (Antara Jogja) - Aparat Satuan Polisi Air Kepolisian Resor Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dibantu tim SAR terus mencari anak buah kapal KM "Akau Jaya Sembilan" yang karam di Pantai Toro Udan.

Kapolres Gunung Kidul AKBP Faried Zulkarnaen di Gunung Kidul, Jumat, mengatakan gelombang laut yang tinggi sangat menyulitkan pencarian korban.

"Mulai pagi, kami terus melakukan pencarian delapan anak buah kapal (ABK) itu, tapi tidak membawa hasil. Pencarian kemudian kami hentikan pada pukul 13.00 WIB, karena gelombang laut sangat besar," kata dia.

Ia mengatakan pencarian hanya dilakukan dengan memantau dari atas tebing, dan menyusuri kawasan tepi pantai. Ombak terlalu besar, tidak memungkinkan tim SAR turun ke laut melakukan pencarian.

Dia mengatakan, berdasarkan hasil koordinasi dengan Basarnas Yogyakarta, KM "Akau Jaya Sembilan" diketahui milik Cam Cay warga Bali (sudah meninggal), dan kini dikelola anaknya, Apoy alias Kim San warga Cirebon yang tinggal di Jakarta.

"Kapal diterjang gelombang besar saat melintas di perairan pantai selatan Kabupaten Gunung Kidul," katanya.

Ia mengatakan diperkirakan ada delapan hingga 10 ABK di KM "Akau Jaya Sembilan". Satu ABK telah ditemukan dalam keadaan meninggal, dan yang lainnya hingga kini hilang, dan dalam pencarian.

Sebelum terhempas gelombang besar, diketahui KM "Akau Jaya Sembilan" berlayar dari Pacitan menuju Cirebon. Saat melakukan pelayaran karam dan terhempas di Pantai Toro Udan.

Komandan SAR Pantai Baron, Gunung Kidul, Marjono mengatakan belum ada tambahan korban yang ditemukan.

Tingginya gelombang laut, menurut dia masih menyulitkan pencarian dengan menggunakan kapal. "Hingga saat ini korban ditemukan baru satu, belum ada tambahan, dan kami terus berupaya mencarinya," kata Marjono.

Ia mengatakan pihaknya menerjunkan 55 anggota tim SAR Pantai Baron untuk mencari korban, baik lewat jalur darat maupun laut.

"Semua anggota tim SAR kami terjunkan ke lokasi sejak pagi pukul 06.00 WIB. Untuk jalur laut, kami mengerahkan satu kapal jukung berpenumpang empat anggota tim SAR, sedangkan jalur darat anggota disebar memantau melalui tebing laut. Hari ini pencarian difokuskan mulai dari Pantai Ngrenehan ke barat hingga Pantai Gesing," kata Marjono.

(KR-STR)

Pewarta : Oleh Sutarmi
Editor : Mamiek
Copyright © ANTARA 2026