Yogyakarta (Antara Jogja) - Dinas Pengelolaan Pasar Kota Yogyakarta terus membenahi manajemen pasar tradisional, salah satunya dengan memberikan bantuan meja kepada pedagang di Pasar Legi agar bisa menyusun dagangan lebih rapi.

"Ada 28 pedagang yang menerima bantuan meja `display`. Mereka tinggal menerima karena seluruh anggaran pengadaan meja ini dibebankan kepada APBD Kota Yogyakarta," kata Kepala Dinas Pengelolaan Pasar Kota Yogyakarta Maryustion Tonang di Yogyakarta, Selasa.

Meja `display` bantuan dari Pemerintah Kota Yogyakarta tersebut tidak hanya berfungsi untuk meletakkan barang dagangan, tetapi juga memiliki fungsi tambahan yaitu untuk menyimpan barang dagangan.

Meja tersebut memiliki tinggi sekitar satu meter atau disesuaikan dengan kebutuhan pedagang dan dicat menggunakan warna hijau dan kuning. Di masing-masing meja terdapat nama pedagang dan jenis dagangan yang dijual.

Ia berharap, bantuan meja tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pedagang dan bila dimungkinkan akan muncul inisiatif dari pedagang lain untuk melakukan pengadaan meja secara swadaya sehingga kondisi pasar akan semakin tertata dan rapi.

"Kondisi pasar yang tertata rapi tentu akan membuat pengunjung menjadi nyaman. Kami selalu mendorong agar manajemen pasar tradisional tidak kalah dengan manajemen pasar modern," katanya.

Sementara itu, Lurah Pasar Legi Irawan Setya Budi mengatakan, pemberian bantuan tersebut tidak menimbulkan kecemburuan di antara sesama pedagang pasar.

"Semua sudah dibicarakan dengan pedagang. Pedagang yang diprioritaskan adalah pedagang lapak yang berada di bagian tengah pasar. Tujuannya agar pasar terlihat rapi," katanya.

Ia menambahkan, pedagang yang memperoleh bantuan diminta memberikan komitmen untuk selalu memajang barang dagangannya dalam kondisi yang tertata baik dan rapi. "Itu konsekuensinya," katanya. Di Pasar Legi terdapat 372 pedagang.

Sedangkan salah seorang pedagang, Tukinem mengatakan sangat senang atas bantuan yang diberikan secara cuma-cuma tersebut. "Sebelumnya memang sudah pakai meja, tetapi dagangan ditata begitu saja. Saat ini, sudah ada meja yang lebih rapi dan ada tempat untuk menyimpan barang dagangan di bawahnya," katanya.

(E013)


Pewarta : Oleh Eka Arifa Rusqiyati
Editor : Nusarina Yuliastuti
Copyright © ANTARA 2026