Perajin Kayu Kasongan
Selasa, 1 September 2015 18:57 WIB
Nurmadi (49) perajin kayu sedang menunggu calon pembeli di tokonya yang berada di kawasan kerajinan kayu dan gerabah, Kasonngan, Bantul, Yogakarta, Selasa (1/9). Kenaikan dolar yang cukup signifikan tidak memberikan keuntungan pada para perajin meski
Nurmadi (49) perajin kayu sedang menunggu calon pembeli di tokonya yang berada di kawasan kerajinan kayu dan gerabah, Kasonngan, Bantul, Yogakarta, Selasa (1/9). Kenaikan dolar yang cukup signifikan tidak memberikan keuntungan pada para perajin meskipun sebagian barang kerajinan mereka banyak diekspor ke luar negeri. Dampak kenaikan dolar yang cukup tajam justru omeset pesanan dari luar negeri dan kunjungan wisatawan asing ke Kasongan menurun 15-20%, selain penurunan omset perajin juga harus mengeluarkan biaya tambahan untuk pengurusan dokumen perizinan dan biaya pengiriman ke luar negeri yang menggunakan dolar. (Foto Antara/Deni Priyatin/ags/15)
Pewarta :
Editor : Agus Priyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
SK Menhut melandasi penggunaan kayu hanyutan demi mempercepat pemulihan pascabencana
26 February 2026 20:06 WIB
Mendagri: Warga terdampak banjir di Aceh silakan manfaatkan gelondongan kayu untuk pemulihan
26 January 2026 16:52 WIB
Kemenhut: 1.260 meter kubik kayu terbawa banjir didata bagi pemanfaatan di Aceh Utara
10 January 2026 18:07 WIB
Kemenhut mendorong pemanfaatan kayu hanyutan pascabencana banjir untuk huntara
09 January 2026 19:36 WIB
Jusuf Kalla: Pemanfaatan kayu laik pakai terbawa banjir harus berdasar aturan
22 December 2025 17:58 WIB