Pelatih Newcastle minta FA tindak lanjuti komentar Zaha

Sabtu, 22 September 2018 9:31 WIB

Newcastle (Antaranews Jogja) - Pelatih klub Newcastle, Rafael Benitez mengatakan pada Jumat bahwa dia terkejut dengan sikap Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) yang tidak menindak lanjuti komentar penyerang Crystal Palace Wilfried Zaha bahwa dia tidak diberi perlindungan yang cukup oleh wasit.

Newcastle, yang berada di peringkat kedua dari bawah klasemen sementara setelah tidak memenangi satu pun dari lima pertandingan Liga Inggris, akan bertandang ke klub peringkat ke-12 Crystal, Sabtu.

Benitez menambahkan bahwa dia yakin bahwa wasit Andre Marriner akan memperlakukan Zaha sama seperti pemain lain meskipun mendapat kritik dari pemain asal Pantai Gading itu.

Zaha, yang merupakan pencetak gol terbanyak untuk Palace dengan tiga gol musim ini, mengatakan setelah timnya mengalahkan Huddersfield Town akhir pekan lalu, dia merasa bahwa kakinya harus patah lebih dulu sebelum lawannya diusir ke luar lapangan.

Zaha adalah salah satu pemain yang paling sering dikasari lawan, bersama pemain Chelsea Eden Hazard, tetapi Benitez mengatakan bahwa hal itu akan selalu dialami pemain yang pandai menggiring bola.

"Saya terkejut karena biasanya FA sangat peduli dengan komentar-komentar seperti ini, tetapi saya sangat percaya kepada Andre Marriner," kata Benitez kepada wartawan, Jumat, seperti dikutip Reuters.

"Dia memiliki pengalaman, bahkan jika catatannya dengan pemain kami bukanlah yang terbaik dalam hal kartu merah, saya yakin dia adalah wasit yang sangat baik dengan banyak pengalaman dan dia akan menangani situasi dengan cara yang semestinya.

"Cara (Zaha) bermain membuat dia akan mengalami lebih banyak tackle daripada pemain lain karena dia suka berlari ke arah lawan ...," katanya.

Sementara itu bos Crystal Palace Roy Hodgson membantah bahwa pihaknya telah menghubungi pengurus Pertandingan Professional Ltd, badan yang bertanggung jawab atas wasit pertandingan di sepakbola Inggris, sehubungan dengan keluhan yang disampaikan Zaha.

"Belum ada pembicaraan khusus," kata Hodgson pada konferensi pers menjelang pertandingan, sambil menambahkan bahwa Zaha tidak bdisalahkan karena mengungkapkan pendapatnya.

"Orang-orang berhak mengatakan apa yang kadang-kadang mereka rasakan," kata mantan pelatih tim nasional Inggris itu.

"Saya tidak berpikir bahwa kita harus terburu-buru untuk mengkritik seseor

Pewarta : Antara
Editor : Herry Soebanto
Copyright © ANTARA 2024

Terkait

Tottemham Hotspur pesimistis bisa menuju Liga Champions usai ditekuk Chelsea

03 May 2024 7:54 Wib

Tottenham Hotspur dilibas, Chelsea tongkrongi posisi delapan

03 May 2024 5:57 Wib

Indonesia berminat gabung di CPTPP

02 May 2024 7:49 Wib

Manchester United tak ingin Rashford hengkang

01 May 2024 20:12 Wib

Klub, pemain timnas Indonesia, Elkan Baggott menuju promosi Liga Premier

01 May 2024 20:04 Wib
Terpopuler

realme usung C65, ponsel bebas lambat

Hiburan - 30 April 2024 0:44 Wib

Piala Uber 2024: Gregoria raih kemenangan

Olahraga - 27 April 2024 15:57 Wib

Garuda Indonesia membuka penerbangan Manado-Denpasar dukung pariwisata

Pariwisata & Budaya - 30 April 2024 13:29 Wib

Gumpalan asap putih kelabu bumbung tinggi dari kawah Gunung Ruang, Sulut

Peristiwa - 03 May 2024 7:39 Wib

LKP di Indonesia respons era digital melalui kursus daring

Pendidikan - 29 April 2024 17:19 Wib