Jakarta (ANTARA) - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga kena demam "Avengers: Endgame", menampilkan gambar diri dalam kostum serupa Captain Marvel di akun Instagram pribadinya pada Minggu.

Kalau kostum Captain Marvel warnanya dominan biru dan merah, Khofifah menampilkan gambar dirinya dalam kostum berwarna merah dan putih sebagaimana warna bendera Indonesia dan menambahkan lambang burung garuda pada bagian dada di akun @khofifah.ip.

Di bawah gambar diri berkostum ala pahlawan super, Khofifah menambahkan tulisan "Jatim Cettar". Ia menyebut diri Captain Khofifah, yang siap menghadapi Thanos jika tokoh jahat dalam film itu datang menyerang.

Mantan Menteri Sosial itu juga menuliskan sederet nama pahlawan super Indonesia yang dia sebut sebagai The Avengers versi kearifan lokal.

"Siap bergabung bersama Gundala Putra Petir, Gatot Kaca, Godam, Wiro Sableng, Saras 008, Volt, Panji Manusia Millenium, dan kawan-kawan lain di Avangers versi kearifan lokal melawan Thanos !" tulisnya.

Khofifah juga memperingatkan Thanos supaya tidak datang ke Indonesia dan membuat keonaran karena Indonesia memiliki dan menyimpan kekuatan dahsyat berupa Infinity Stones yang terdiri atas Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945.

"Jangan harap Mad Titan tersebut bisa menyerang dan membuat kekacauan, apalagi sampai melakukan genosida terhadap populasi rakyat Indonesia. Sampaikan pesan saya kepada Thanos, Indonesia adalah negara kuat dan tidak akan pernah bubar karena memiliki Infinity Stones," imbuhnya.

Unggahan Khofifah mendapat respons positif dari warganet, yang antara lain menyebut dia sebagai pejabat publik yang mengikuti perkembangan terkini dan bisa menyampaikan pesan dengan cara yang tidak kaku.

Selama ini Khofifah dikenal cukup aktif di media sosial. Ibu empat anak itu punya 200 ribu pengikut lebih di media sosial. Ia mengunggah informasi mengenai berbagai kegiatannya sebagai pejabat publik maupun pribadi di media sosial.

" Ini cara saya untuk bisa berkomunikasi dua arah dengan masyarakat luas. Saya tidak ingin menciptakan jarak dan waktu. Jadi kapan pun dan dimana pun mereka bisa curhat, memberi saran, masukan, dan juga kritik kepada saya," ujar Khofifah.


Pewarta : Desi Purnamawati
Editor : Luqman Hakim
Copyright © ANTARA 2024