Tim Gegana Polda DIY evakuasi granat aktif di Gunung Kidul
Minggu, 3 November 2019 16:47 WIB
Tim Gegana Kepolisian Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta mengevakuai sebuah granat aktif di Dusun Corot. Desa Karangduwet, Kecamatan Paliyan, Kabupaten Gunung Kidul. ANTARA FOTO/Sutarmi.
Gunung Kidul (ANTARA) - Tim Gegana Kepolisian Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta mengevakuai sebuah granat aktif di Dusun Corot. Desa Karangduwet, Kecamatan Paliyan, Kabupaten Gunung Kidul.
Kapolsek Paliyan AKP Edy Purnomo di Gunung Kidul, Minggu, mengatakan granat pertama kali ditemukan oleh warga yang bernama Hendro Triyudono.
"Dari informsai tim gegana granat itu jenis nanas. Granat tersebut dinyatakan masih aktif, meski pengamannya sudah termakan koros," ungkap Edy,
Tim Gegana Polda DIY datang ke lokasi sekitar pukul 13.30 WIB. Menggunakan pakaian khusus seorang petugas mendektai sekitar granat.
Tim bekerja mengeruk tanah dengan hati-hati. "Evakuasi dan penjinakan granat hanya berlangsung sekitar 5 menit. Granat jenis nanas berhasil diangkat dan diletakkan sebuah alat mirip karpet. Setelah diidentifikasi sebentar lalu dimasukkan ke mobil gegana," tuturnya.
Edy mengatakan untuk keamanan, granat tersebut langsung dibawa ke Markas Gegana Polda DIY untuk diamankan. "Meski pengamannya sudah tidak ada karena korosi, tetapi didalamnya masih ada intinya.
"Menurut keterangan gegana, jenisnya yang dipakai militer. Hal ini dikarenakan lokasi penemuan berada tak jauh dari pusat latihan militer, jaraknya hanya beberapa kilometer," ujarnya.
Penemu granat, Hendro Triyudono mengatakan dirinya menemukan granat tersebut saat membersihkan pekarangan. Saat pekarangannya bersih, dirinya berpindah ke pekarangan tetangganya yang sudah lama tidak dihuni.
"Saat membersihkan pekarangan tetangga, saya menemukan granat. Kemudian saya lapor ke Polsek Paliyan," ucapnya.
Kapolsek Paliyan AKP Edy Purnomo di Gunung Kidul, Minggu, mengatakan granat pertama kali ditemukan oleh warga yang bernama Hendro Triyudono.
"Dari informsai tim gegana granat itu jenis nanas. Granat tersebut dinyatakan masih aktif, meski pengamannya sudah termakan koros," ungkap Edy,
Tim Gegana Polda DIY datang ke lokasi sekitar pukul 13.30 WIB. Menggunakan pakaian khusus seorang petugas mendektai sekitar granat.
Tim bekerja mengeruk tanah dengan hati-hati. "Evakuasi dan penjinakan granat hanya berlangsung sekitar 5 menit. Granat jenis nanas berhasil diangkat dan diletakkan sebuah alat mirip karpet. Setelah diidentifikasi sebentar lalu dimasukkan ke mobil gegana," tuturnya.
Edy mengatakan untuk keamanan, granat tersebut langsung dibawa ke Markas Gegana Polda DIY untuk diamankan. "Meski pengamannya sudah tidak ada karena korosi, tetapi didalamnya masih ada intinya.
"Menurut keterangan gegana, jenisnya yang dipakai militer. Hal ini dikarenakan lokasi penemuan berada tak jauh dari pusat latihan militer, jaraknya hanya beberapa kilometer," ujarnya.
Penemu granat, Hendro Triyudono mengatakan dirinya menemukan granat tersebut saat membersihkan pekarangan. Saat pekarangannya bersih, dirinya berpindah ke pekarangan tetangganya yang sudah lama tidak dihuni.
"Saat membersihkan pekarangan tetangga, saya menemukan granat. Kemudian saya lapor ke Polsek Paliyan," ucapnya.
Pewarta : Sutarmi
Editor : Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wamen ATR/Waka BPN minta Pemprov Kalteng aktif selesaikan masalah pertanahan lewat GTRA
26 April 2026 12:22 WIB
Terpopuler - Gunung Kidul
Lihat Juga
Diduga lakukan penyimpangan, Pemkab Gunungkidul mutasi petugas TPR Pantai Baron
10 April 2026 18:32 WIB
Pemkab Gunungkidul sebut dua skema bantuan perbaikan rumah tidak layak huni pada 2026
09 March 2026 17:23 WIB