Pelayanan jip wisata Merapi dinilai semakin baik
Selasa, 24 Desember 2019 8:29 WIB
Jip wisata "Volcano Tour Merapi" di lereng Gunung Merapi Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. (Megapolitan.Antaranews.com/Foto: Antara/Dok) (Megapolitan.Antaranews.com/Foto: Antara/Dok/)
Sleman (ANTARA) - Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menilai pelayanan jasa wisata minat khusus lava tour Merapi atau jip wisata saat ini sudah semakin baik dan siap melayani wisatawan pada libur akhir tahun Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.
"Saat ini pelayanan jip wisata Merapi sudah sangat bagus, sudah menerapkan SOP untuk keselamatan, keamanan, dan kenyamanan wisatawan," kata Kepala Dispar Kabupaten Sleman Sudarningsih di Sleman, Selasa.
Pihaknya selama ini terus melakukan pembinaan terhadap asosiasi jip wisata dan operatornya terkait masalah keselamatan, keamanan, dan kenyamanan wisatawan.
"Pembinaan dan pelatihan dilakukan langsung oleh instansi terkait seperti Polres Sleman, Dinas Perhubungan untuk kelayakan kendaraan dan operator (pengemudi), serta dari Federasi Off-road Indonesia (FOI) untuk masalah keahlian operator," katanya.
Ia mengatakan saat ini seluruh jip wisata juga diwajibkan untuk menyediakan helm dan sabuk pengaman bagi wisatawan.
"Beberapa waktu lalu saya sudah mencoba sendiri, selama ini saya tidak berani untuk naik jip wisata. Kemarin saya mencoba langsung dan memang sudah lebih baik, bahkan sampai melintas aliran Sungai Kuning," katanya.
Sudarningsih mengatakan pihaknya tetap akan melakukan pengawasan ketat terhadap jasa wisata minat khusus ini guna mengantisipasi kejadian kecelakaan dan lainnya.
"Cek kondisi kelayakan armada juga harus rutin dilakukan, termasuk juga untuk pengemudi harus sudah memiliki SIM A. Selain itu tidak membawa wisatawan melebihi kapasitas armada," katanya.
Terkait status Gunung Merapi saat ini yang masih berstatus waspada atau level dua, Sudarningsih menyebut bahwa destinasi wisata di lereng Merapi masih aman untuk dikunjungi.
"Namun tetap harus waspada dan memantau setiap perkembangan informasi dari BPPTKG Yogyakarta untuk aktivitas Merapi dan dari BMKG untuk informasi cuaca," katanya.
Pihaknya juga terus memberikan pelatihan kepada kepada operator jip wisata, agar dapat bertindak dan mampu untuk mengevakuasi wisatawan saat keadaan darurat.
"Kami juga meminta pengemudi jip wisata agar menginstal aplikasi Lapor Bencana Sleman, yang di dalamnya terdapat informasi Jarak Aku dan Merapi serta update informasi terkait Merapi dan cuaca," katanya.
"Saat ini pelayanan jip wisata Merapi sudah sangat bagus, sudah menerapkan SOP untuk keselamatan, keamanan, dan kenyamanan wisatawan," kata Kepala Dispar Kabupaten Sleman Sudarningsih di Sleman, Selasa.
Pihaknya selama ini terus melakukan pembinaan terhadap asosiasi jip wisata dan operatornya terkait masalah keselamatan, keamanan, dan kenyamanan wisatawan.
"Pembinaan dan pelatihan dilakukan langsung oleh instansi terkait seperti Polres Sleman, Dinas Perhubungan untuk kelayakan kendaraan dan operator (pengemudi), serta dari Federasi Off-road Indonesia (FOI) untuk masalah keahlian operator," katanya.
Ia mengatakan saat ini seluruh jip wisata juga diwajibkan untuk menyediakan helm dan sabuk pengaman bagi wisatawan.
"Beberapa waktu lalu saya sudah mencoba sendiri, selama ini saya tidak berani untuk naik jip wisata. Kemarin saya mencoba langsung dan memang sudah lebih baik, bahkan sampai melintas aliran Sungai Kuning," katanya.
Sudarningsih mengatakan pihaknya tetap akan melakukan pengawasan ketat terhadap jasa wisata minat khusus ini guna mengantisipasi kejadian kecelakaan dan lainnya.
"Cek kondisi kelayakan armada juga harus rutin dilakukan, termasuk juga untuk pengemudi harus sudah memiliki SIM A. Selain itu tidak membawa wisatawan melebihi kapasitas armada," katanya.
Terkait status Gunung Merapi saat ini yang masih berstatus waspada atau level dua, Sudarningsih menyebut bahwa destinasi wisata di lereng Merapi masih aman untuk dikunjungi.
"Namun tetap harus waspada dan memantau setiap perkembangan informasi dari BPPTKG Yogyakarta untuk aktivitas Merapi dan dari BMKG untuk informasi cuaca," katanya.
Pihaknya juga terus memberikan pelatihan kepada kepada operator jip wisata, agar dapat bertindak dan mampu untuk mengevakuasi wisatawan saat keadaan darurat.
"Kami juga meminta pengemudi jip wisata agar menginstal aplikasi Lapor Bencana Sleman, yang di dalamnya terdapat informasi Jarak Aku dan Merapi serta update informasi terkait Merapi dan cuaca," katanya.
Pewarta : Victorianus Sat Pranyoto
Editor : Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BNNK Sleman tes urine operator jip Lava Tour Merapi jelang Natal-Tahun Baru
18 December 2025 19:03 WIB
Dispar Sleman siap menggelar jelajah wisata motor "Tour de Merapi" 2025
20 June 2025 15:45 WIB, 2025
Dispar Sleman apresiasi pengelola jip wisata Merapi tingkatkan kualitas layanan
14 January 2024 12:33 WIB, 2024
BPBD Sleman sebut destinasi wisata lereng Merapi masih aman dikunjungi
21 December 2023 11:49 WIB, 2023
Terpopuler - Sleman
Lihat Juga
Sleman siapkan rangkaian peringatan Pasar Godean tingkatkan aktivitas ekonomi
23 September 2026 20:06 WIB