Yogyakarta (ANTARA) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta terus melanjutkan program penyemprotan disinfektan di pasar tradisional dalam skala besar dengan meliburkan seluruh aktivitas pasar selama satu hari penuh sebagai upaya pencegahan penularan virus corona.

“Kegiatan penyemprotan disinfektan yang dikoordinasikan oleh paguyuban pedagang dan lurah pasar sudah rutin dilakukan, namun untuk penyemprotan yang lebih luas, kami dibantu Dinas Pemadam Kebakaran,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta Yunianto Dwi Sutono di Yogyakarta, Kamis.

Karena seluruh sudut pasar akan disemprot disinfektan, maka pedagang pun diminta meliburkan seluruh aktivitas jual beli selama satu hari penuh.

Kegiatan penyemprotan disinfektan dalam skala besar tersebut sebelumnya sudah dilakukan di sejumlah pasar tradisional di antaranya Pasar Kotagede, Demangan, Sentul, Karangwaru, dan Giwangan. Bahkan sudah dilakukan kegiatan lebih dari satu kali penyemprotan.

Kegiatan rencananya dilanjutkan di Pasar Kranggan dalam waktu dekat, terlebih di pasar tersebut sempat menjadi target tracing kasus positif COVID-19 dari pemasok ikan.

Namun demikian, kegiatan penyemprotan disinfektan di Pasar Kranggan yang semula direncanakan digelar pada Jumat (12/6) akan diundur menjadi pekan depan.

“Persiapan masih terus dimatangkan. Kegiatan tidak hanya berhenti di Pasar Kranggan saja tetapi akan dilakukan di semua pasar tradisional,” katanya.

Sementara itu, Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan, penyemprotan disinfektan ke pasar tradisional tidak hanya dilakukan akhir-akhir ini saja, tetapi sudah dilakukan sejak awal terjadinya pandemi COVID-19.

“Tujuannya untuk pembersihan rutin. Tidak hanya akan dilanjutkan di Pasar Kranggan tetapi nanti ke semua pasar tradisional. Karena dilakukan menyeluruh, maka kegiatan jual beli ditutup sehari,” katanya.

Penyemprotan total ke seluruh area pasar, lanjut dia, juga mempertimbangkan situasi dan kondisi, khususnya di pasar yang berada di daerah perbatasan atau banyak terdapat pedagang dari luar daerah.

“Untuk di Kranggan, merupakan bentuk antisipasi karena kemarin ada singgungan dengan kasus positif pedagang ikan di Kabupaten Gunung Kidul. Meskipun setelah tracing dan hasilnya negatif, tetapi sebagai bentuk respon terhadap kondisi, maka dilakukan penyemprotan. Nanti bergilir ke seluruh pasar,” katanya.


Pewarta : Eka Arifa Rusqiyati
Editor : Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2024