Pram/Yere hadapi The Daddies
Kamis, 15 Juni 2023 5:33 WIB
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Pramudya Kusumawardana (kanan) dan Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan mencoba mengembalikan kok ke ganda putra Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik dalam laga perempat final Indonesia Open 2022 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (17/6/2022). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/rwa.
Jakarta (ANTARA) - Pasangan ganda putra Indonesia Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan ingin tampil lebih tenang saat menghadapi Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan di babak 16 besar Indonesia Open 2023.
“Untuk besok kami akan lebih mencoba lebih baik dari pertandingan sebelumnya, dan mengambil pelajaran juga, semoga besok bisa ada banyak progres,” kata Pramudya dalam konferensi pers di Istora Senayan Jakarta, Rabu.
“Kelebihan Daddies menurut kami ada di pengalaman dan ketenangan mereka. Itu yang membuat mereka bisa menjadi pemain terbaik sampai sampai. Bisa jadi kami juga menggunakan strategi tersebut (untuk pertandingan besok),” ujarnya menambahkan.
Pram/Yere sebelumnya memenangi pertandingan panjang melawan wakil Inggris Ben Lane/Sean Vendy dalam babak pertama Indonesia Open 2023.
Pasangan Indonesia itu menyelesaikan pertandingan berdurasi 56 menit melalui rubber game dengan skor 21-15, 13-21, dan 21-14 dan mengamankan tiket 16 besar turnamen BWF Super 1000 tersebut.
Sementara, Hendra/Ahsan mengalahkan upaya ganda muda Thailand Supak Jomkoh/Kittinupong Kedren pada pertemuan perdana keduanya dengan skor 21-16, 21-17 di laga yang berlangsung selama 30 menit tersebut.
Selain itu, ganda putra peraih medali emas SEA Games 2023 Kamboja itu melanjutkan, keduanya juga ingin fokus dalam rangkaian turnamen yang menjadi ajang perebutan poin kualifikasi Olimpiade 2024 Paris.
“Saya melihat jangka pendek dulu, pertandingan masih banyak dan fokusnya tidak (jangka) panjang dulu, tapi memang tujuannya pasti ke sana (Olimpiade),” ucap Pramudya.
“Tentu semua pemain ingin ke Olimpiade. Lebih ke persiapan dan fokusnya bagaimana nanti,” imbuh Yeremia.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pram/Yere ingin tampil lebih tenang saat hadapi The Daddies
“Untuk besok kami akan lebih mencoba lebih baik dari pertandingan sebelumnya, dan mengambil pelajaran juga, semoga besok bisa ada banyak progres,” kata Pramudya dalam konferensi pers di Istora Senayan Jakarta, Rabu.
“Kelebihan Daddies menurut kami ada di pengalaman dan ketenangan mereka. Itu yang membuat mereka bisa menjadi pemain terbaik sampai sampai. Bisa jadi kami juga menggunakan strategi tersebut (untuk pertandingan besok),” ujarnya menambahkan.
Pram/Yere sebelumnya memenangi pertandingan panjang melawan wakil Inggris Ben Lane/Sean Vendy dalam babak pertama Indonesia Open 2023.
Pasangan Indonesia itu menyelesaikan pertandingan berdurasi 56 menit melalui rubber game dengan skor 21-15, 13-21, dan 21-14 dan mengamankan tiket 16 besar turnamen BWF Super 1000 tersebut.
Sementara, Hendra/Ahsan mengalahkan upaya ganda muda Thailand Supak Jomkoh/Kittinupong Kedren pada pertemuan perdana keduanya dengan skor 21-16, 21-17 di laga yang berlangsung selama 30 menit tersebut.
Selain itu, ganda putra peraih medali emas SEA Games 2023 Kamboja itu melanjutkan, keduanya juga ingin fokus dalam rangkaian turnamen yang menjadi ajang perebutan poin kualifikasi Olimpiade 2024 Paris.
“Saya melihat jangka pendek dulu, pertandingan masih banyak dan fokusnya tidak (jangka) panjang dulu, tapi memang tujuannya pasti ke sana (Olimpiade),” ucap Pramudya.
“Tentu semua pemain ingin ke Olimpiade. Lebih ke persiapan dan fokusnya bagaimana nanti,” imbuh Yeremia.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pram/Yere ingin tampil lebih tenang saat hadapi The Daddies
Pewarta : Arnidhya Nur Zhafira
Editor : Herry Soebanto
Copyright © ANTARA 2026