Pakar ITB: AMDK galon polikarbonat tidak terkontaminasi zat berbahaya BPA
Selasa, 27 Agustus 2024 12:39 WIB
Kepala Laboratorium Teknologi Polimer dan Membran Institut Teknolgi Bandung (ITB) Ir. Akhmad Zainal Abidin, M.Sc. Ph.D (Antara/HO/Dokumentasi pribadi)
Jakarta (ANTARA) - Kepala Laboratorium Teknologi Polimer dan Membran Institut Teknolgi Bandung (ITB) IAkhmad Zainal Abidin menyatakan hasil penelitian terbaru terhadap air minum dalam kemasan (AMDK) galon berbahan polikarbonat (PC) tidak menunjukkan adanya kandungan zat berbahaya Bisphenol-A (BPA).
Kelompok Studi Polimer Institut Teknologi Bandung (ITB), tambahnya, melakukan penelitian yang menguji keamanan dan kualitas air minum dalam kemasan galon berbahan polikarbonat (PC) dari berbagai merek ternama di Provinsi Jawa Barat.
Dikatakannya, studi tersebut berfokus untuk mendeteksi peluruhan atau migrasi BPA dari kemasan galon berbahan polikarbonat ke dalam air minum terhadap empat sampel dari merek AMDK terpopuler.
"Dari penelitian yang kami lakukan, kami tidak mendeteksi (non-detected/ND) BPA di semua sampel AMDK yang diuji," ujarnya melalui keterangannya di Jakarta, Selasa.
Artinya, menurut dia, kadar BPA masih sangat aman, berada jauh di bawah ambang batas yang ditetapkan otoritas keamanan pangan nasional dan internasional, seperti Standar Nasional Indonesia (SNI), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
"Penelitian ini menunjukkan semua sampel air minum yang diuji terbukti aman untuk dikonsumsi masyarakat dan telah sesuai dengan standar serta regulasi yang ditetapkan oleh pemerintah dan juga standar internasional," katanya.
Zainal memaparkan penelitian yang dilakukan merupakan bagian dari upaya mengedukasi masyarakat mengenai kualitas dan keamanan AMDK yang berbasis pada serangkaian uji ilmiah yang ketat, terpercaya, dan independen.
Penelitian tersebut mengikuti metode uji baku keamanan dan kualitas air minum nasional dan internasional, baik standar dari BPOM, SNI, Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes), maupun American Public Health Association (APHA), dengan menggunakan detail analisis kimia dari
Association of Official Analytical Chemist International (AOAC).
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pakar Polimer ITB: AMDK galon polikarbonat tak terkontaminasi BPA
Kelompok Studi Polimer Institut Teknologi Bandung (ITB), tambahnya, melakukan penelitian yang menguji keamanan dan kualitas air minum dalam kemasan galon berbahan polikarbonat (PC) dari berbagai merek ternama di Provinsi Jawa Barat.
Dikatakannya, studi tersebut berfokus untuk mendeteksi peluruhan atau migrasi BPA dari kemasan galon berbahan polikarbonat ke dalam air minum terhadap empat sampel dari merek AMDK terpopuler.
"Dari penelitian yang kami lakukan, kami tidak mendeteksi (non-detected/ND) BPA di semua sampel AMDK yang diuji," ujarnya melalui keterangannya di Jakarta, Selasa.
Artinya, menurut dia, kadar BPA masih sangat aman, berada jauh di bawah ambang batas yang ditetapkan otoritas keamanan pangan nasional dan internasional, seperti Standar Nasional Indonesia (SNI), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
"Penelitian ini menunjukkan semua sampel air minum yang diuji terbukti aman untuk dikonsumsi masyarakat dan telah sesuai dengan standar serta regulasi yang ditetapkan oleh pemerintah dan juga standar internasional," katanya.
Zainal memaparkan penelitian yang dilakukan merupakan bagian dari upaya mengedukasi masyarakat mengenai kualitas dan keamanan AMDK yang berbasis pada serangkaian uji ilmiah yang ketat, terpercaya, dan independen.
Penelitian tersebut mengikuti metode uji baku keamanan dan kualitas air minum nasional dan internasional, baik standar dari BPOM, SNI, Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes), maupun American Public Health Association (APHA), dengan menggunakan detail analisis kimia dari
Association of Official Analytical Chemist International (AOAC).
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pakar Polimer ITB: AMDK galon polikarbonat tak terkontaminasi BPA
Pewarta : Subagyo
Editor : Herry Soebanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BRIN segera mengirim mobil pembuat air siap minum ke lokasi bencana Sumatera
08 December 2025 19:58 WIB
Minum air dan simpan sisa makanan jika mengalami gejala dugaan keracunan MBG
24 October 2025 16:48 WIB
Waktu yang baik minum kopi atau teh saat puasa sesuai saran dokter gizi
03 March 2025 8:54 WIB, 2025