Sleman (ANTARA) - Bank Pembangunan Daerah (BPD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyerahkan bantuan satu ambulans kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prambanan, Kabupaten Sleman melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (TJSP).

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Direktur Utama (Dirut) Bank BPD DIY Santoso Rohmad kepada Bupati Sleman Harda Kiswaya didampingi Direktur RSUD Prambanan Ratih Susila di Sleman, Kamis.

Direktur Utama Bank BPD DIY Santosa Rohmad mengatakan penyerahan bantuan tersebut komitmen pihaknya dalam memberikan manfaat kepada masyarakat melalui peningkatan layanan kesehatan.

"Bantuan ambulans ini merupakan bentuk komitmen kami dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui fasilitas layanan kesehatan yang bersinergi dengan RSUD Prambanan," katanya.

Ia berharap, bantuan fasilitas layanan kesehatan ini dapat dirasakan langsung masyarakat, khususnya yang dapat dijangkau oleh layanan RSUD Prambanan.

Bupati Sleman Harda Kiswaya menyebut langkah BPD DIY ini wujud sinergi dan kolaborasi antara pemerintah dan korporasi yang memiliki kepedulian terhadap upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di daerah setempat.

"Bantuan ini bukan sekadar bentuk kontribusi materi, namun juga cerminan kebersamaan dalam mewujudkan kesejahteraan dan akses layanan kesehatan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat di wilayah Sleman," katanya.

Menurut dia, ketersediaan fasilitas pelayanan kesehatan yang memadai salah satu pilar utama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

"Bantuan ambulans ini tentunya menjadi sarana yang sangat esensial dalam peningkatan kualitas derajat kesehatan masyarakat karena berperan dalam mendukung mobilitas bagi tenaga medis ketika keadaan darurat, mobilisasi pasien dari satu fasilitas layanan kesehatan ke layanan lebih tinggi," katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran RSUD Prambanan yang terus berupaya memberikan pelayanan kesehatan secara prima kepada masyarakat Sleman dan sekitarnya.

Direktur RSUD Prambanan Ratih Susila mengatakan ambulans tersebut akan digunakan untuk pelayanan "Jempol PINK", yaitu jemput bola layanan prioritas pelayanan ibu, dan neonatus komprehensif, mendukung menaikkan derajat kesehatan dengan menekan angka kematian ibu.