Semarang (ANTARA) - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mendorong agar pelaksanaan program cek kesehatan gratis (CKG) semakin banyak dilaksanakan di lingkungan perusahaan dengan sasaran para pekerja.

"Kalau karyawannya sehat, keuangannya juga sehat, ya," katanya, saat kunjungannya di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Kariadi, Semarang, Selasa.

Kunjungan tersebut dilakukan karena RSUP dr Kariadi Semarang meraih rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) setelah melaksanakan program CKG di 53 perusahaan di Kota Semarang dalam waktu lima hari.

Menurut Menkes, program CKG menjadi sangat penting untuk para pekerja agar bisa tetap sehat dalam melaksanakan pekerjaannya.

"2026, kita inginnya agar selain cek, juga diobati. Jadi, begitu dicek dia punya diabetes, kita obati gratis. Kalau cek punya darah tinggi atau hipertensi diobati gratis. Jadi, selain cek kesehatan, kita obati juga," katanya.

Menkes juga mengingatkan masyarakat untuk memeriksakan kesehatannya dalam program CKG setiap tahun agar selalu terpantau.

"Yang nomor dua, kita menginginkan masyarakat cek kesehatan setiap tahun sekali ya. Bukan sekali seumur hidup, ini kayak ulang tahun. Setiap tahun harus dilakukan," katanya.

Kemudian, kata dia, program CKG juga tidak hanya dilaksanakan di puskesmas, melainkan juga di tempat-tempat lain, seperti tempat kerja hingga sekolah.

Pada kesempatan itu, Menkes menandatangani nota kesepahaman dengan 53 perusahaan yang bekerja sama untuk mengadakan program CKG di tempat kerja.

"Capaiannya (CKG) per dua hari yang lalu, sudah 4,5 juta (orang). Tahun lalu kan 70 juta, kita mulai lagi di bulan Februari," katanya.

Sementara itu, Direktur Perencanaan dan Pengembangan Strategi Layanan Garuda RSUP dr Kariadi Dr Baskoro menjelaskan bahwa rekor MURI tersebut diraih setelah pihaknya memenuhi target pemeriksaan di sedikitnya 50 perusahaan, sebagaimana disyaratkan MURI.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang dengan pemeriksaan yang dilakukan di 53 perusahaan di bidang makanan ringan hingga tekstil.

Pemeriksaan dilakukan di perusahaan yang ada di tiga kawasan industri yaitu Kawasan Industri Wijaya Kusuma, Kawasan Industri BSB, dan Kawasan Industri Candi.

Hasil pemeriksaan yang berlangsung 26-30 Januari 2026 tersebut didominasi temuan kasus obesitas, hipertensi, gangguan gigi, serta diabetes melitus (DM).

Pemeriksaan dilakukan setiap hari terhadap sekitar 50 perusahaan dengan total kurang lebih 250 pekerja, seraya berharap kegiatan serupa bisa terus dilanjutkan agar menjangkau lebih banyak perusahaan dan tenaga kerja.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menkes dorong program CKG di lingkungan perusahaan


Pewarta : Zuhdiar Laeis
Editor : Victorianus Sat Pranyoto
Copyright © ANTARA 2026