Jakarta (ANTARA) - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes) Yandri Susanto menilai Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA merupakan media yang terpercaya dan akurat di tengah disrupsi informasi atau derasnya arus informasi digital.

“Perannya sangat strategis, luar biasa. Saya menilai ANTARA selama ini sangat terpercaya, akurat dan bisa dipertanggungjawabkan, dan menjadi rujukan, termasuk saya,” ujar Mendes Yandri saat ditemui usai menerima audiensi jajaran direksi Perum LKBN ANTARA di Kantor Kemendes PDT, Jakarta, Selasa.

Menurut dia, di tengah ingar-bingar informasi media sosial yang tidak seluruhnya dapat dikontrol, kehadiran kantor berita negara seperti ANTARA memiliki posisi penting sebagai sumber informasi yang kredibel. Berita yang diproduksi ANTARA, ucapnya melanjutkan, dapat dijadikan pedoman karena telah melalui proses verifikasi yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Selain itu, Mendes Yandri mengatakan pemberitaan ANTARA juga kerap diamplifikasi atau disebarkan oleh berbagai media lain sehingga memiliki dampak luas dalam membentuk pemahaman publik.

“Yang disampaikan oleh ANTARA, saya kira akan menjadi rujukan yang bisa dipertanggungjawabkan dan bisa diamplifikasi ke tempat lain untuk juga menjadikan pedoman,” kata dia.

Sejalan dengan itu, Mendes Yandri pun menilai peran tersebut semakin strategis dalam konteks pembangunan desa. Dengan jumlah desa yang besar serta banyaknya kepala desa, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), hingga unit usaha, seperti Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan desa wisata, dibutuhkan saluran informasi yang cepat dan akurat agar kebijakan serta program pemerintah dapat dipahami secara utuh oleh masyarakat.

Ia menyebut kolaborasi antara Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal bersama ANTARA diharapkan dapat mempercepat penyebarluasan informasi pembangunan desa sekaligus menangkal kesimpangsiuran informasi di ruang digital.

“Kami berterima kasih kepada ANTARA yang sudah datang ke Kemendes untuk melakukan kolaborasi dan kerja sama. Saya kira ini sangat penting dan strategis,” ujarnya.

Melalui sinergi tersebut, ia berharap informasi mengenai potensi dan kemajuan desa, termasuk pengembangan ekonomi desa dan inovasi lokal, dapat tersampaikan secara lebih luas kepada publik nasional maupun internasional.

Jajaran direksi ANTARA yang hadir dalam audiensi tersebut adalah Direktur Utama (Dirut) Perum LKBN ANTARA Benny Siga Butarbutar, Direktur Pemberitaan (Dirpem) Perum LKBN ANTARA Virgandhi Prayudantoro, Direktur Komersil, Pengembangan Bisnis dan IT Perum LKBN ANTARA Rachmat Hidayat, serta Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Perum LKBN ANTARA Aria Bimo Setyo Pramono.

Lalu, ada pula sejumlah pejabat dari Kemendes PDT yang mendampingi Mendes Yandri dalam audiensi tersebut, di antaranya adalah Direktur Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa dan Daerah Tertinggal (Dirjen PEID) Tabrani, Kepala Badan Pengembangan dan Informasi (BPI) Desa dan Daerah Tertinggal Kemendes PDT Mulyadin Malik, serta Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Daerah Tertinggal (BPSDM) Agustomi Masik.




Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mendes: ANTARA media terpercaya-akurat di tengah disrupsi informasi


Pewarta : Tri Meilani Ameliya
Editor : Hery Sidik
Copyright © ANTARA 2026