Sleman (ANTARA) - Bupati Sleman Harda Kiswaya menyebutkan bahwa Koordinator Olahraga Kapanewon/Kecamatan (Korkap) Kabupaten Sleman merupakan ujung tombak pengembangan atlet di wilayah itu.
"Keberadaan Korkap memiliki posisi yang sangat strategis sebagai ujung tombak pembinaan olahraga di tingkat wilayah," kata Harda Kiswaya saat menghadiri pengukuhan pengurus Korkap Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta di Pendopo Parasamya Sleman, Selasa.
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sleman mengukuhkan pengurus Koordinator Olahraga Kapanewon (Korkap) Kabupaten Sleman masa bakti 2025-2029.
Seluruh pengurus Korkap dari 17 kapanewon (kecamatan) se-Kabupaten Sleman tersebut dikukuhkan Ketua Umum (Ketum) KONI Kabupaten Sleman Haris Sutarta.
Harda Kiswaya mengingatkan bahwa pengukuhan ini merupakan amanah dan tanggung jawab besar untuk memajukan olahraga di wilayah kapanewon masing-masing.
"Sebab banyak atlet berbakat lahir dari desa dan kapanewon yang kemudian mampu berprestasi di tingkat daerah, nasional, bahkan internasional. Oleh karena itu Korkap Sleman memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak pembinaan olahraga di wilayah," katanya.
Ia berharap para pengurus yang baru dilantik dapat menjadi penggerak dan motivator dalam mengembangkan kegiatan olahraga di masyarakat.
"Termasuk juga membangun sinergi yang kuat dengan pemerintah kapanewon, kalurahan, sekolah, komunitas olahraga, serta berbagai pihak lainnya agar pembinaan olahraga dapat berjalan secara berkelanjutan," katanya.
Ketua Umum KONI Kabupaten Sleman Haris Sutarta mengatakan Korkap Sleman memiliki kedudukan strategis sebagai perpanjangan tangan KONI Kabupaten Sleman untuk menggerakkan olahraga di tingkat kapanewon.
"Salah satunya menemukan bibit-bibit atlet muda potensial yang dapat memperkuat prestasi olahraga di Kabupaten Sleman," katanya.
Menurut dia, fokus utama Korkap adalah mendukung tim KONI Sleman dalam Pekan Olahraga Daerah (Porda) XVIII di Kulon Progo, dengan target mempertahankan gelar juara umum untuk kelima kalinya.
Tugas Korkap meliputi pembinaan dan koordinasi potensi olahraga di tingkat kecamatan, yang kemudian akan ditindaklanjuti oleh cabang olahraga di bawah KONI Sleman untuk pengembangan ke tingkat provinsi maupun nasional.
"Saya meyakini bahwa Kabupaten Sleman memiliki potensi atlet yang cukup dan tersedia untuk terus dikembangkan menuju prestasi yang lebih tinggi," katanya.