Beijing (ANTARA) - Jumlah korban tewas akibat ledakan tambang batu bara di Daerah Qingyuan, Provinsi Shanxi, China utara, bertambah menjadi 90 orang, demikian menurut laporan China Central Television pada Sabtu.
Sebelumnya pada hari itu, stasiun TV tersebut menyatakan sekitar 82 orang tewas dan sembilan penambang lainnya hilang dalam insiden tersebut.
Ledakan gas di tambang batu bara terjadi pada Jumat (22/5) malam, saat 247 pekerja berada di bawah tanah.
Operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung, sementara itu, otoritas setempat terus menyelidiki penyebab ledakan tersebut.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA