
Tim Seven Summits bergerak menuju Everest Basecamp

Jakarta (ANTARA Jogja) - Tim Selatan Ekspedisi Tujuh Puncak Dunia (Seven Summits) yang melakukan pendakian ke Puncak Everest (8.848 mdpl) dijadwalkan kembali melanjutkan perjalanan menuju Everest Basecamp yang berada di ketinggian 5.300 mdpl.
Tim yang melalui jalur Nepal yang beranggotakan Ardeshir Yaftebbi dan Fadjri Al Luthfi serta tim pendukung lainnya sebelum mengarah ke Everest Basecamp terlebih dahulu melalui wilayah Goraksheep.
"Hari ini kami akan melanjutkan perjalanan ke Goraksheep lanjut ke Everest Basecamp. Mohon doa dari semua sahabat di Indonesia," kata Ketua Tim Selatan, Ardeshir Yaftebbi melalui Satphone, Jumat.
Untuk mendaki puncak tertinggi di dunia ini atau juga biasa disebut Dahi Langit membutuhkan tahapan dan waktu yang panjang. Kondisi ini berbeda saat mendaki enam puncak tertinggi dienam benua yang sebelumnya telah didaki.
Sebelum melanjutkan perjalanan ke Goraksheep dan dilanjutkan ke Everest Basecamp, tim pendaki telah menyelesaikan perjalanan dari Dingboche menuju Lobuche, Kamis (12/4). Perjalanan tersebut berjalan dengan lancar dan tim dalam kondisi sehat.
Sesampainya di Lobuche yang bertemperatur 12 derajat celcius, tim pendaki menginap satu malam guna mempersiapkan diri melakukan perjalanan ke Goraksheep dan dilanjutkan ke Everest Basecamp diketinggian 5.300 mdpl.
Tim Ekspedisi Tujuh Puncak Dunia menuju Everest terbagi dalam dua tim. Tim selatan melalui Nepal yaitu Ardeshir Yaftebbi dan Fadjri Al Lutfhi sedangkan tim utara yang melalui Tibet dilakukan oleh Nurhuda dan Iwan Irawan.
Pendakian ke puncak tertinggi dunia itu, yang juga dikenal dengan sebutan "Dahi Langit", sesuai dengan jadwal membutuhkan waktu selama 68 hari. Setelah proses aklimatisasi tuntas maka proses pendakian ke Puncak Sagarmatha itu akan dilakukan medio 16-20 Mei mendatang baik melalui sisi Nepal maupun Tibet.
Jika semua pendaki ini sukses mencapai puncak tertinggi di dunia ini dan mampu menancapkan Bendera Merah Putih maka layak disebut "Seven Summiter". Ini merupakan sebutan idaman bagi seorang pendaki gunung di seluruh dunia.
Sebelumnya pendaki dari Wanadri ini telah mendaki enam puncak tertinggi dienam benua yaitu Puncak Ndugu-Ndugu atau Cartenz Pyramid (4.884 mdpl) di Papua, Puncak Kilimanjaro (5.895 mdpl) di Tanzania, Puncak Elbruz (5.642 mdpl) di Rusia, Puncak Aconcagua (6.962 mdpl) di Argentina, Puncak Denali/Mc Kinley (6.194 mdpl) di Alaska dan Puncak Vinson Massif (4.897 mdpl) di Antartika. (B016)
Pewarta :
Editor:
Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2026
