
Gunung Marapi semburkan abu vulkanik dua kali

Bukittinggi (ANTARA Jogja) - Gunung Marapi yang berada di antara Kabupaten Tanahdatar dan Kabupaten Agam, Sumatera Barat, semburkan abu vulkanik dua kali pada Sabtu pagi.
Semburan pertama terjadi sekitar pukul 09.30 WIB dan disusul semburan kedua sekitar pukul 09.43 WIB. Baik semburan abu vulkanik pertama maupun kedua dari gunung itu sama-sama memiliki tekanan kuat.
Abu vulkanik dari gunung yang memiliki tinggi 2.891 meter di atas permukaan laut (m dpl) tersebut berlangsung sekitar 10 menit dengan ketinggian antara 100--200 meter dari puncak kawah.
Abu vulkanik dihembus angin diperkirakan sejauh 5 km menuju arah utara gunung, dan hanya menghujani sekitar puncak lereng gunung.
Sebelum menyemburkan abu vulkanik, gunung pada pukul 08.00 WIB hingga mengeluarkan abu vulkanik tidak henti-hentinya menyemburkan asap putih.
Pada semburan abu vulkanik kedua, abu vulkanik belum hilang, gunung terlihat menyemburkan asap putih. Asap putih yang disemburkan gunung diperkirakan setinggi 100 meter dari puncak kawah.
Petugas Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bukittinggi, Warseno, mengatakan bahwa pihaknya masih menetapkan status gunung waspada level II.
"PVMBG masih merekomendasikan gunung waspada level II dan melarang masyarakat untuk tidak mendaki lebih dari 3 kilometer dari puncak," kata dia.
Gunung Marapi mulai mengalami peningkatan aktivitas pada tanggal 3 Agustus 2011. Gunung hampir tiap hari mengeluarkan asap putih dan abu vulkanik.
Salah satu gunung aktif di Sumbar pada tanggal 3 Agustus 2011 sempat mengeluarkan abu vulkanik berbau belerang dengan ketinggian mencapai 1.000 meter, dan menjangkau sejumlah daerah di Sumbar, seperti Agam, Tanahdatar, Padangpariaman, dan Padangpanjang.
Gunung Marapi terakhir kali meletus pada tahun 2005. Dalam kondisi aktif normal, gunung yang berdampingan dengan Gunung Singgalang dan Tandikek itu menjadi salah satu tujuan bagi pendaki dari dalam maupun dari luar Sumatera Barat.
Setiap pergantian tahun baru, gunung selalu ramai oleh pendaki. Akses pendakian Gunung Marapi mudah dicapai. Jalur pendakian dimulai dari Kotobaru, Tanahdatar.
(KR-HMR)
Pewarta :
Editor:
Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
