
Kualitas LJUN SD dianggap terlalu tipis

Jogja (ANTARA Jogja) - Kualitas lembar jawaban Ujian Nasional Sekolah Dasar 2012 dinilai terlalu tipis oleh Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta sehingga dikhawatirkan bisa merugikan peserta ujian.
"Ada beberapa laporan yang masuk terkait kualitas lembar jawaban ujian nasional (LJUN), yang paling banyak adalah lembar jawab yang mudah sobek saat siswa menghapus jawaban," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta Edy Heri Suasana di Yogyakarta, Senin.
Menurut dia, kualitas lembar jawaban ujian nasional yang kurang baik tersebut juga dialami oleh beberapa daerah lain di DIY karena soal dan lembar jawaban itu diadakan seluruhnya oleh provinsi.
Idealnya, lembar jawaban untuk ujian nasional terbuat dari kertas seberat 80 gram, namun pada pelaksanaan tahun ini kualitas lembar jawaban justru menurun bila dibanding tahun lalu.
Oleh karena itu, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY agar bisa membantu pengadaan lembar jawaban ujian nasional tambahan.
"Pada hari ini, lembar jawaban yang sobek langsung diganti dengan yang baru menggunakan lembar jawaban untuk ujian hari kedua. Ujian hari kedua, menggunakan lembar jawaban hari ketiga," katanya.
Karenanya, Edy pun mengkhawatirkan apabila lembar jawaban ujian nasional untuk hari ketiga tidak akan mencukupi.
Meskipun ada kekurangan di sisi lembar jawaban ujian nasional, namun Edy mengatakan, secara umum pelaksanaan ujian nasional berlangsung dengan baik.
Pada pelaksanaan ujian nasional dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia, terdapat satu siswa di SD Muhammadiyah Purwo yang tidak mengikuti ujian karena sakit. Siswa tersebut akan mengikuti ujian susulan yang dilakukan pekan depan.
Tipisnya lembar jawaban ujian nasional tersebut juga dikeluhkan oleh Kepala SD Negeri 5 Kotagede Muh. Yuferi yang mengatakan lembar jawaban mudah sobek saat dihapus.
"Kualitas lembar jawaban tidak begitu baik karena mudah terkelupas dan bisa sobek saat dihapus," katanya yang berharap kualitas lembar jawaban bisa lebih baik.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY Baskara Aji mengatakan, kualitas lembar jawaban ujian nasional tidak akan mempengaruhi proses pemindaian oleh komputer.
"Lembar jawaban itu masih akan bisa terbaca oleh komputer karena memakai program image untuk prosesnya," katanya.
Jika ada kekurangan lembar jawaban ujian nasional, Baskara mengatakan siap memberikan tambahan sehingga tidak akan ada yang dirugikan.
"Kami juga akan bantu jika ada lembar jawaban yang tidak bisa dibaca komputer. Jadi, tidak perlu khawatir," katanya. (E013)
Pewarta :
Editor:
Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2026
