Logo Header Antaranews Jogja

Kelulusan SMP/MTS DIY capai 99,28 persen

Jumat, 1 Juni 2012 15:29 WIB
Image Print
Kantor Dinas Pendidikan (Foto Antara/Shinta)

Jogja (ANTARA Jogja) - Tingkat kelulusan siswa SMP/MTs di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada tahun ajaran 2011/2012 meningkat menjadi 99,28 persen dari 99,2 persen pada 2010/2011.

"Untuk tingkat kelulusan, lebih baik dibanding tahun lalu dengan nilai mata pelajaran terbaik adalah Bahasa Indonesia," kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY Baskara Aji di Yogyakarta, Jumat.

Jumlah siswa SMP/MTs di DIY yang dinyatakan tidak lulus pada tahun ajaran 2011/2012 adalah sebanyak 345 siswa dari total 48.127 siswa. Sedang pada tahun lalu, jumlah siswa yang dinyatakan tidak lulus adalah 391 siswa dari total 48.662 siswa.

Persentase ketidaklulusan paling kecil berada di Kabupaten Bantul yaitu 0,34 persen atau 38 siswa dari 11.243 siswa, dan tingkat ketidaklulusan paling besar berada di Kabupaten Gunungkidul yaitu 1,29 persen atau 131 siswa dari total 10.171 siswa di kabupaten itu.

"Bagi siswa yang dinyatakan tidak lulus, bisa memilih apakah akan mengulang kelas 3 SMP/MTs, atau mengikuti ujian paket B yang akan dilakukan Juli," katanya.

Sekolah yang menyumbang angka ketidaklulusan terbanyak, lanjut Baskara, akan dilakukan peningkatan kualitas, yaitu melalui program "sistem school".

"Akan kami lihat sekolah yang masuk peringkat 20 terbawah yang siswanya lebih dari 20 orang. Sekolah ini akan menjadi bagian dari program `sister school`," katanya.

Namun demikian, Baskara belum bisa memastikan apakah DIY masih tetap memperoleh predikat sebagai pelaksana UN paling jujur karena belum memperoleh hasil penilaian dari pusat.

Mengenai nilai mata pelajaran Bahasa Indonesia yang mengalami peningkatan cukup signifikan dibanding tahun lalu, Baskara mengatakan, hal tersebut bisa disebabkan oleh sejumlah faktor.

Di antaranya adalah, adanya kesiapan yang cukup baik dari sekolah atau siswa karena pada pelaksanaan tahun sebelumnya, nilai mata pelajaran Bahasa Indonesia tidak terlalu bagus sehingga memprioritaskan pembelajaran di mata pelajaran itu.

"Atau bisa juga bobot soal untuk Bahasa Indonesia lebih ringan dibanding soal Bahasa Inggris," katanya.

Pada tahun-tahun sebelumnya, nilai mata pelajaran Bahasa Indonesia di DIY lebih rendah dibanding dengan nilai Bahasa Inggris.

Pengumuman kelulusan untuk tingkat SMP/MTs tersebut akan dilakukan secara serentak di seluruh sekolah di DIY pada Sabtu (2/6) pukul 10.00 WIB.

"Kami tetap berharap, dalam merayakan kelulusannya, siswa tidak melakukan konvoi kendaraan bermotor," katanya.
(E013)



Pewarta :
Editor: Agus Priyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026