Logo Header Antaranews Jogja

Stok beras di Bantul mencukupi

Jumat, 27 Juli 2012 13:46 WIB
Image Print
Ilustrasi cadangan beras pemerintah (Foto antaranews.com)

Jogja (ANTARA Jogja) - Stok beras di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dipastikan aman dan mencukupi hingga lima bulan ke depan, kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi setempat, Sulistyanto.

"Makanya kami tidak mengajukan operasi pasar, karena stok beras masih aman hingga Lebaran, bahkan mencukupi hingga lima bulan ke depan," katanya di Bantul, Jumat.

Menurut dia, kepastian itu didapatkannya dari Bulog Pajangan yang merupakan gudang beras untuk seluruh konsumsi warga Bantul, oleh sebab itu masyarakat tidak perlu khawatir akan kehabisan beras.

"Kalau angkanya saya tidak tahu persis, namun dijamin aman. Dan itu belum termasuk beras untuk rakyat miskin (raskin) yang tiap bulan beberapa ton didistribusikan," katanya.

Ia mengatakan, terkait harga beras di pasaran saat ini masih relatif stabil dan harganya rendah jika dibandingkan dengan beras yang dijual dikota, yakni berkisar Rp5.300 hingga Rp5.500 perkilogram.

"Kalau harga sejumlah kebutuhan pokok di Bantul justru relatif stabil, memang ada beberapa yang naik namun masih wajar dan masih dibawah toleransi, toleransi kita sekitar lima persen," katanya.

Menurut dia, untuk melalukan operasi pasar pun pihaknya memperhatikan beberapa pertimbangan, diantaranya selain karena stok masih mencukupi juga untuk melindungi kalangan petani padi.

"Kami memang diberi peluang untuk melakukan operasi pasar, namun sementara ini tidak, karena Bantul ini kan juga termasuk penghasil padi, kalau harganya turun justru bisa merugikan petani," katanya.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak panik jika memang terjadi kenaikan harga beras, karena masih ada stok beras di Bulog setempat.
(KR-HRI)



Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2026