Logo Header Antaranews Jogja

Harga beras di Yogyakarta stabil

Rabu, 1 Agustus 2012 09:08 WIB
Image Print
Harga Beras di Yogya Stabil(Foto Antara)

Jogja (ANTARA Jogja) - Harga bahan kebutuhan pokok, khususnya berbagai jenis beras di pasar tradisional Kota Yogyakarta pada awal Agustus cenderung stabil dibanding akhir Juli.

"Harga beras memang cukup stabil, tidak banyak terjadi perubahan harga sejak awal bulan," kata salah seorang pedagang bahan kebutuhan pokok di Pasar Beringharjo Heni Purwanti di Yogyakarta, Rabu.

Ia mengatakan, beras jenis IR dijual dengan harga Rp7.800 per kilogram (kg), sedangkan untuk beras premium dijual dengan harga sekitar Rp9.000 per kg.

Sedangkan gula pasir justru mengalami sedikit penurunan harga yaitu dijual dengan harga Rp12.500 per kg, dan telur ayam ras dijual dengan harga Rp16.000 per kg.

Sementara itu, telur ayam ras yang semula dijual dengan harga sekitar Rp15.000 per kg, kini dijual dengan harga Rp14.000 per kg.

Berdasarkan pemantauan harga yang dilakukan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Pertanian Kota Yogyakarta, harga berbagai jenis beras cenderung stabil.

Beras jenis IR 64 dijual dengan harga rata-rata Rp7.820 per kg dengan harga jual terendah Rp6.800 per kg dan harga jual tertinggi Rp8.500 per kg, beras jenis IR I dijual dengan harga rata-rata Rp7.620 per kg dengan harga jual terendah Rp7.100 per kg dan harga jual tertinggi Rp8.000 per kg.

Sedangkan beras IR II dijual dengan harga rataprata Rp7.280 per kg dengan harga jual terendah Rp6.800 per kg dengan harga jual tertinggi Rp7.600 per kg.

Beras premium seperti Mentik Wangi kualitas satu dijual dengan harga rata-rata Rp8.520 per kg dengan harga jual terendah Rp8.000 per kg dan harga jual tertinggi Rp9.000 per kg, sedang Mentik Wangi kualitas dua dijual dengan harga rata-rata Rp7.875 per kg dengan harga jual terendah Rp7.500 per kg dan harga jual tertinggi Rp8.400 per kg.

Komoditas gula pasir impor dijual dengan harga rata-rata Rp12.250 per kg, dengan harga jual terendah Rp12.000 per kg dan harga jual tertinggi Rp12.500 per kg.

Gula pasir lokal dijual dengan harga rata-rata Rp12.000 per kg dengan harga jual terendah Rp11.500 per kg dan harga jual tertinggi Rp12.500 per kg, dan gula Madukismo dijual dengan harga jual rata-rata Rp11.875 per kg dengan harga jual terendah Rp11.500 per kg dan harga jual tertinggi Rp12.500 per kg.

Berbagai jenis tepung terigu, Segitiga biru dijual dengan harga rata-rata Rp7.020 per kg, Semar Rp5.860 per kg dan Cakra Kembar Rp7.440 per kg, sedang minyak goreng curah dijual dengan harag rata-rata Rp10.260 per kg dengan harga jual terendah Rp9.300 per kg dan harga jual tertinggi Rp11.000 per kg.

"Kami rutin melakukan pemantauan harga. Untuk menjaga kestabilan harga, kami bekerja sama dengan distributor," kata Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Pertanian Kota Yogyakarta Sri Harnani.

Ia mengatakan, berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, di pasar tradisional Kota Yogyakarta biasanya tidak terjadi gejolak harga bahan kebutuhan pokok menjelang Lebaran.

(T.E013)



Pewarta :
Editor: Heru Jarot Cahyono
COPYRIGHT © ANTARA 2026