
Arus Balik di Terminal Wonosari mulai meningkat

Gunung Kidul (ANTARA Jogja) - Arus balik penumpang dari Terminal Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta,dalam tiga hari terakhir ini meningkat jumlahnya.
"Sejak Selasa (21/8) jumlah penumpang dari Terminal Wonosari terus mengalami peningkatan yaitu mencapai 860 orang, Rabu (22/8) naik menjadi 1.200 penumpang, dan Kamis ini mencapai 1.300 penumpang," kata Kepala UPTD Terminal Wanosari, Trisulo Handoko di Gunung Kidul, Kamis.
Ia mengatakan, berdasarkan data yang diperoleh dari agen-agen bus antar kota antar provinsi (AKAP) menyebutkan arus balik akan terjadi pada Jumat (24/8) dan Sabtu (25/8) dengan penumpang diperkirakan lebih 1.800 orang.
"Pihak agen bus sendiri menyedikan bus antara 50 hingga 60 unit bus untuk mengangkut penumpang yang ingin balik ke tempat kerja," kata Trisulo.
Ia mengatakan, penumpang yang memadati Terminal Wonosari akan balik ke Jakarta, Tangerang, dan Karawang. Sedangkan untuk ke wilayah timur sepeti Surabaya sangat sedikit.
"Mayoritas penumpang akan ke Jakarta dan sekitarnya. Karena sebagian besar penduduk Gunung Kidul merantau diwilayah tersebut sebagai buruh pabrik dan penjual makanan angkringan," kata dia.
Menurut dia, di Terminal Wonosari tidak ditemukannya adanya calo penjualan tiket. Karena berdasarkan laporan dan pemantauan langsung tidak ada laporan. selain itu, pemudik lebih memilih membeli tiket di agen-agen bus ketimbang membelinya di terminal.
"Kami belum mendapatkan laporan atau keluhan masyarakat adanya praktik percaloan di Terminal Wonosari. Kami mengimbau kepada warga yang kena calo melapor ke petugas yang berada diterminal dan akan kami tindak lanjuti," kata dia.
Selama arus mudik, kata dia, di Terminal Wonosari tidak ditemukannya adanya tindakan kriminal atau bius yang menimpa pemudik. Karena di dalam terminal yang terus berjaga-jaga untuk mengamankan arus mudik dan arus balik.
"Sampai detik ini tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kami juga berharap hingga arus balik selesai tidak terjadi apa-apa," kata dia.
(KR-STR)
Pewarta :
Editor:
Mamiek
COPYRIGHT © ANTARA 2026
