Logo Header Antaranews Jogja

Gubernur lepas kontingen PON Jateng

Jumat, 24 Agustus 2012 18:54 WIB
Image Print
Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo ( antaranews.com)

Semarang (ANTARA Jogja) - Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo dijadwalkan melepas kontingen provinsi ini yang berlaga pada Pekan Olahraga Nasional XVIII di Riau, 9-20 September 2012.

Wakil Ketua Umum II (bidang pembinaan dan prestasi) KONI Jawa Tengah Sukahar usai rapat koordinasi panitia inti PON Jateng di Semarang, Jumat, mengatakan, pelepasan kontingen akan dilakukan di Gedung Gradika Bhakti Praja Semarang, Senin (27/8).

Menurut dia, tidak semua atlet dan ofisial mengikuti kegiatan tersebut karena sekarang ini ada beberapa atlet yang menjalani latihan di luar Jawa Tengah seperti bola basket di Jakarta kemudian para layang di Bandung.

Di samping itu, kata dia, beberapa atlet seperti Trianingsih, Dwi Ratnawati, dan Suryo Agung Wibowo menjalani latihan di Jakarta kemudian Agus Prayogo menjalani latihan di Pengalengan Kabupaten Bandung, Jabar.

"Mereka tidak harus datang saat pelepasan kontingen karena mereka sedang menjalani latihan untuk persiapan supaya bisa meraih medali pada PON di Riau mendatang," katanya menegaskan.

Pada pesta olahraga multievent empat di Riau mendatang, kontingen Jawa Tengah berkekuatan 696 personel yang terdiri dari 482 atlet dan 214 ofisial yang akan bertanding pada 38 cabang olahraga.

Usai acara pelepasan kontingen, akan dilakukan penyerahan tali asih kepada atlet Jateng yang menyumbangkan medali bagi Indonesia pada SEA Games 2011.

Atlet Jawa Tengah menempati peringkat keempat terbesar dalam menyumbangkan medali emas di SEA Games 2011 setelah DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Jawa Barat dengan 31 medali emas, kemudian 22 medali perak, dan 17 perunggu.

Dana yang diperuntukkan bagi tali asih tersebut sebesar Rp1,8 miliar yang terdiri dari Rp1,4 miliar dan Rp400 juta untuk pelatih.

Peraih medali emas mendapat tali asih Rp25 juta, peraih medali perak Rp10 juta, dan perunggu Rp5 juta, sedangkan untuk nomor beregu ada perhitungan tersendiri dari KONI Jateng.

Kemudian untuk pelatih yang mengantarkan atletnya meraih medali emas mendapat Rp15 juta kemudian perak Rp7,5 juta, dan perunggu Rp3 juta, sedangkan untuk nomor beregu juga ada perhitungan dari KONI Jateng.


(H015)



Pewarta :
Editor: Mamiek
COPYRIGHT © ANTARA 2026