
Pengunjung Museum Gunungapi Merapi meningkat

Sleman (ANTARA Jogja) - Pengunjung Museum Gunungapi Merapi di Dusun Banteng, Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan.
"Peningkatan ini dapat dilihat dari jumlah pengunjung pada 2010 yang mencapai 41.471 pengunjung, pada 2011 meningkat menjadi 64.700 pengunjung atau meningkat 65 persen dan pada 2012 hingga akhir Agustus 2012 mencapai 63.129 pengunjung," kata Kepala UPT Museum Gunungapi Merapi, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Sleman Suharno, Rabu.
Menurut dia, pada 2012 pengunjung Museum Gunungapi Merapi ditargetkan sebanyak 100.000 pengunjung.
"Dan hingga Agustus ini sudah lebih dari 50 persen dari target, diharapkan hingga akhir tahun nanti target akan tercapai," katanya.
Ia mengatakan, rata-rata kunjungan di Museum Gunungapi Merapi, tiap bulannya pada 2012 (Januari hingga Agustus) sebanyak 8.000 pengunjung.
"Sedangkan wisatawan asing yang melakukan kunjungan ke Museum Gunung Merapi selama Januari hingga Agustus 2012 sebanyak 1.085 wisatawan atau rata-rata 136 wisatawan per bulan. Sebagian besar wisatawan asing tersebut berasal dari Perancis dan Jepang," katanya.
Suharno mengatakan, pada libur lebaran 2012 mulai 21 hingga 26 Agustus, Museum Gunungapi Merapi dikunjungi 6.027 orang.
"Kebanyakan pengunjung selama lebaran merupakan rombongan keluarga dari luar kota, yang terlihat dari plat kendaraan yang dipakai pengunjung dengan plat luar kota," katanya.
Ia mengatakan, untuk meningkatkan jumlah pengunjung, pihak UPT juga telah melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah di DIY, pameran keluar daerah, travel dialog serta pameran-pameran yang dilakukan Disbudpar Kabupaten Sleman.
"Museum Gunungapi Merapi saat ini mengalami penambahan dan pengembangan fasilitas yaitu dengan diperbaikinya replika Merapi sehingga dapat berfungsi dengan baik. Selain itu, tematik kegempaan juga telah berfungsi kembali meski masih terus dilakukan perbaikan. Juga dilakukan Penambahan koleksi informasi melalui e-kiosk yaitu media informasi museum dan destinasi pariwisata Yogyakarta," katanya.
Sementara itu tingkat kunjungan wisatawan selama liburan Lebaran di Kabupaten Sleman sejak 17 hingga 25 Agustus 2012 mencapai 117.749 orang dan objek wisata Kaliruang masih menjadi tempat favorit pengunjung.
"Pengunjung paling banyak di Kaliurang, karena dinilai masih menjadi tempat favorit bagi wisatawan. Selain itu, di Kaliurang juga ada wisata jeep yang menyusuri bekas erupsi Merapi," kata Kepala Disbudpar Kabupaten Sleman Untoro Budiharjo.
Menurut dia, selain kawasan Kaliurang, kunjungan wisatawan yang cukup padat juga terjadi di Museum Gunungapi Merapi (MGM), Monumen Jogja Kembali, Vulkano Tour Cangkringan, Komplek candi di kawasan Prambanan dan Ratu Boko serta desa-desa wisata menjadi tempat kunjungan favorit bagi para wisatawan lainnya.
(U.V001)
Pewarta :
Editor:
Heru Jarot Cahyono
COPYRIGHT © ANTARA 2026
