Logo Header Antaranews Jogja

Minat warga Bantul ikut bertransmigrasi tinggi

Senin, 17 September 2012 18:38 WIB
Image Print
kawasan permukiman transmigrasi (tajamnews.blogspot.com)

Bantul (ANTARA Jogja) - Minat warga Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, untuk mengikuti program transmigrasi ke sejumlah daerah di luar pulau jawa tergolong tinggi.

"Sampai saat ini saja masih ada sekitar 600 kepala keluarga (KK) yang masuk daftar tunggu, padahal sesuai kuota tiap tahun kita berangkatkan rata-rata 100 KK," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bantul, Didik Warsito di Bantul, Senin.

Menurut dia, meski begitu pihaknya akan melakukan cek kembali terhadap pendaftar atau calon transmigran, untuk benar-benar memastikan apakah keluarga sanggup akan melaksanakan transmigrasi.

"Pada intinya kita menginginkan warga Bantul bisa sejahtera di daerahnya sendiri, jadi kalau memang bisa berkembang sendiri tanpa harus bertransmigrasi ya diimbau jangan mengikuti transmigrasi," katanya.

Apalagi, kata dia ketika sudah sampai di lokasi transmigrasi diharapkan sebisa mungkin jangan sampai minta dipulangkan." Kita akan selektif, mereka yang akan diberangkatkan memang yang sudah betul-betul siap," kata dia,

Menurut dia, pada tahun ini pihaknya akan memberangkatkan sebanyak 80 KK ke sejumlah daerah di luar pulau jawa. Dan kesemuanya sudah menjalani pelatihan dan pembekalan beberapa hari di dinas.

"Untuk hari keberangkatan memang belum bisa dipastikan karena belum ada surat keputusan dari pusat, namun biasanya secara bertahap berangkat pada November-Desember," katanya.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026