Logo Header Antaranews Jogja

Harga daging sapi di Bantul masih tinggi

Selasa, 20 November 2012 18:05 WIB
Image Print
Daging sapi yang dijual di pasaran (antaranews.com)

Bantul (ANTARA Jogja) - Harga daging sapi di pasaran Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, selama hampir sebulan usai Idul Adha 1433 Hijriah ini masih tinggi pada kisaran Rp85.000 hingga Rp90.000 per kilogram.

"Harga daging sapi sudah naik sejak sebulan lalu dan sampai saat ini masih tinggi berkisar Rp85.000 hingga Rp90.000 per kilogram," kata Ketua Paguyuban Pengusaha Daging Sapi (PPDS) Desa Segoroyoso, Ilham, di Bantul, Selasa.

Menurut dia tingginya harga daging sapi dikarenakan hingga saat ini masih terjadi kelangkaan sapi yang siap potong, akibat persediaan sapi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya banyak diborong masyarakat untuk disembelih pada hari raya Idul Adha.

Sebab, kata dia saat perayaan Idul Adha, stok sapi yang seharusnya bisa dipotong untuk kebutuhan konsumen antara satu hingga dua bulan ke depan, namun telah habis disembelih dalam kurun waktu satu hingga dua hari.

"Jika dikalkulasikan ada ribuan sapi di Bantul yang telah dipotong selama beberapa hari saat Idul Adha, sehingga jelas kebutuhan sapi untuk hari berikutnya kurang, bahkan mengalami kelangkaan," katanya.

Ia mengatakan, pihaknya memprediksi harga daging sapi kembali normal dalam waktu dua hingga tiga bulan ke depan, menyusul tersedianya sapi potong dan sapi bakalan (calon sapi potong yang umurnya di bawah 1,5 tahun).

"Biasanya harga daging sapi akan berangsur turun jika persedian sapi yang siap potong mulai banyak, setidaknya harganya akan kembali stabil pada kisaran Rp75.000 sampai Rp78.000 per kilogram (sebelum Idul Adha)," katanya.

Sementara, pemilik depot daging sapi di pasar Bantul, Ahmadi mengatakan, tingginya harga daging sapi karena belum ada kesepakatan dari para peternak maupun pedagang daging sapi lainnya untuk menurunkan harga, karena biasanya kalau harga naik ada surat dari paguyuban.

"Dulu naiknya harga daging sapi pas mendekati Lebaran (Hari Raya Idul Fitri) lalu, namun sampai saat ini masih tinggi berada pada kisaran Rp85.000 hingga Rp87.000 per kilogram," katanya.

Ia juga mengatakan, permintaan daging sapi bulan ini mengalami penurunan dari bulan sebelumnya, dari rata-rata per hari lima sampai enam kilogram saat sebelum hari raya menjadi tiga sampai empat kilogram per hari.

Menurut dia, penurunan permintaan daging sapi disebabkan karena persediaan daging sapi di kalangan konsumen masih tersedia, maupun ada kecenderungan masyarakat yang sementara masih jenuh mengkonsumsi daging sapi.

(KR-HRI)



Pewarta :
Editor: Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026