
100 kios kerajinan XT-Square siap buka

Jogja (ANTARA Jogja) - Sebanyak 100 dari 264 kios kerajinan di pasar seni dan kerajinan Yogyakarta XT-Square siap dibuka saat "soft opening" pasar ini yang rencananya dilakukan pada Kamis (20/12).
"Ada kendala teknis yang dihadapi penyewa, seperti pemasangan `rolling door`. Karenanya, baru ada 100 kios yang siap buka saat `soft opening`," kata Direktur Operasional dan Pemasaran Perusahaan Daerah Jogjatama Vishesha selaku pengelola XT-Square Widihasto Wasana Putra di Yogyakarta, Rabu.
Kios yang akan dibuka pada "soft opening" terdiri atas 14 kios dari Forum Komunikasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah yang dimiliki setiap kecamatan di Kota Yogyakarta, 30 kios dari anggota Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Yogyakarta, dan sisanya berasal dari penyewa umum.
Menurut Widihasto, penyewa sebenarnya bisa saja membuka kiosnya sejak sekarang, tanpa harus menambah "rolling door" terlebih dulu, karena keamanan XT-Square akan selalu terjaga.
"Di pintu masuk zona kerajinan juga sudah ada `rolling door` serta pengamanan dari petugas di pintu masuk. Keamanan di sini sangat terjaga," katanya.
Ia mengatakan langkah yang diambil pihak manajemen dalam mengelola XT-Square masih sesuai dengan target waktu yang ditetapkan sebelumnya, yaitu melakukan "launching" pemasaran pada 20 November, dan kemudian "soft opening" pada 20 Desember 2012.
"Waktu yang diberikan kepada kami tidak banyak. Tetapi, kami masih bisa menepatinya hingga saat ini. Langkah `soft opening` ini akan menjadi upaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Yogyakarta bagian selatan," katanya.
Pada "soft opening" akan diramaikan beberapa kegiatan lain seperti pentas kesenian tradisional, dan pelepasan 20 ekor burung yang melambangkan tanggal dilaksanakannya "soft opening".
Selain itu, manajemen juga sudah menyiapkan sejumlah kegiatan, yang diharapkan mampu menarik minat pengunjung pada libur panjang akhir tahun, seperti parade band indie, wayang hip hop, dan pesta kembang api pada malam pergantian tahun.
(E013)
Pewarta :
Editor:
Heru Jarot Cahyono
COPYRIGHT © ANTARA 2026
