
Bulog: pengadaan beras 2012 capai 3,644 juta ton

Palu (ANTARA Jogja) - Direktur SDM dan Umum Perum Bulog Abdul Karim mengatakan, realisasi pengadaan beras selama musim panen 2012 mencapai 3,644 juta ton.
"Ini merupakan pengadaan terbesar sepanjang sejarah," katanya di sela-sela kunjungan ke gudang beras di Kelurahan Tondo Palu, Jumat.
Ia mengatakan, pada 2009 Bulog secara nasional membeli beras petani sebanyak 3,625 juta ton.
Menurut dia, keberhasilan itu tentu tidak terlepas dari Bulog yang ada di daerah-daerah, termasuk Sulawesi Tengah dengan gencar melakukan pembelian bekerja sama mitra.
Bulog Sulteng sendiri memberikan kontribusi besar dalam kegiatan pengadaan beras stok nasional. Selama Januari-Desember 2012 Bulog Sulteng berhasil membeli sebanyak 30.908 ton atau melebihi target yang ditetapkan 30.000 ton.
"Itu dari segi pengadaan. Begitu pula dari segi penyaluran pada 2012 mencapai 99 persen," katanya.
Karim menambahkan, selain Bulog di daerah-dearah gencar melakukan pembelian, juga produksi petani meningkat.
Produksi petani selama musim panen 2012, termasuk di Kawasan Timur Indonesia (KTI) cukup bagus dan sangat berpengaruh besar terhadap hasil penyerapan beras di tingkat petani.
Bulog juga memberikan apresiasi kepada Bulog di daerah yang mencapai kinerja bagus dari segi pengadaan, penyaluran raskin sampai pada penyelesaian piutang raskin.
Pada 2012, Divisi Regional Bulog Sulteng mendapatkan penghargaan dari Perum Bulog sebagai Divre terbaik di tanah air.
"Dan ke depan penghargaan sama akan terus diberikan kepada Divre dan Sub Divre yang memiliki catatan prestasi bagus," kata Karim.
Penghargaan tersebut tentu akan lebih memotivasi kepada seluruh Kepala Divre dan Sub Divre di setiap daerah untuk memperbaiki kinerjanya.(BK03)
Pewarta :
Editor:
Heru Jarot Cahyono
COPYRIGHT © ANTARA 2026
