
Menpora: pertemuan Exco PSSI sah
Rabu, 27 Februari 2013 18:37 WIB

Jakarta (Antara Jogja) - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo mengatakan pertemuan Komite Eksekutif (EXCO) PSSI di Kantor PSSI Senayan Jakarta, Rabu, yang salah satu agenda membahas persiapan kongres adalah sah.
"Dalam rapat ada Pak Djohar (Ketua Umum PSSI) dan lainnya. Makanya pertemuan tadi sah," katanya saat dikonfirmasi di Kantor Kemenpora usai bertemu EXCO PSSI.
Rapat EXCO PSSI di Kantor PSSI Senayan, Jakarta, diikuti enam dari 11 anggota yaitu Djohar Arifin Husin dan Mawardi Nurdin serta empat anggota yang baru saja terbebas dari sanksi yaitu La Nyalla Mattalitti, Roberto Rouw, Erwin Dwi Budiawan dan Tony Aprilani.
Adapun lima anggota EXCO lainnya yang tidak hadir dalam rapat yaitu Sihar Sitorus, Bob Hippy, Widodo Santoso, Tuty Dau dan Farid Rahman. Rapat juga tidak dihadiri Sekjen PSSI Halim Mahfudz yang akhirnya posisi Sekjen digantikan oleh Hadiyandra.
Meski telah menyatakan pertemuan EXCO PSSI sah, Roy Suryo belum menjelaskan secara detail langkah pemerintah dalam menyikapi hasil pertemuan yang dilakukan di Kantor PSSI itu.
"Besok, Kamis (28/2) akan ada keputusan penting bagi persepakbolaan nasional termasuk timnas dan kongres," kata politisi dari Partai Demokrat itu.
Pengganti Andi Mallarangeng itu mengaku saat ini pihaknya masih mengkaji laporan dari PSSI dibawah pimpinan Djohar Arifin Husin, terkait dengan rencana kongres serta keputusan-keputusan yang lain.
Ditanya masalah verifikasi voters yang akan ikut pada Kongres 17 Maret nanti, Roy mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada PSSI. Hanya saja pihaknya akan tetap membentuk tim guna memantau pelaksanaan kongres.
"Verifikasi tetap di tangan PSSI. Tapi kita akan tetap tim pengawas yang beranggotakan mantan anggota 'Task Force' maupun anggota DPR," ucap Roy, menegaskan.
Sementara itu, Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin usai bertemu dengan Menpora mangatakan, pihaknya bersama anggota EXCO lainnya telah melaporkan semua hasil keputusan rapat EXCO.
"Kami hanya ingin menyelamatkan Indonesia dari sanksi FIFA. Yang jelas ini tanggung jawab kita. Rapat tadi sebenarnya semua kami undang, tapi tidak semuanya hadir," ujarnya.
Meski tidak dihadiri lima anggota EXCO lainnya, kata dia, pihaknya tidak mempermasalahkan. Hanya saja pihaknya akan menyelesaikan masalah internasl PSSI setelah Kongres PSSI 17 Maret mendatang.
(B016)
Pewarta :
Editor:
Mamiek
COPYRIGHT © ANTARA 2026
