
Wisatawan padati Glzoo pada libur Waisak

Yogyakarta (Antara Jogja) - Ribuan wisatawan memadati objek wisata Gembira Loka Zoo Yogyakarta pada libur akhir pekan yang bertepatan dengan Hari Raya Waisak, Sabtu.
Humas Gembira Loka zoo (GLzoo) Resty Anita Dwi Putri mengatakan jumlah wisatawan mulai meningkat pada pukul 09.00 WIB mencapai 5.000 orang.
"Untuk hari biasa, jam 9 biasanya belum mencapai ribuan. Liburan Waisak kali ini kebetulan bertepatan menjelang libur semester khususnya bagi siswa taman kanak-kanak (TK),"katanya.
Jumlah pengunjung, menurut dia, akan semakin meningkat hingga pukul 15.00 WIB. Jumlah kunjungan diperkirakan mencapai lebih dari 10.000 orang.
"Gembira Loka kan biasanya memang destinasi terakhir bagi wisatawan yang datang ke Jogja. Kami bisa memastikan sore semakin meningkat lagi,"katanya.
Dengan jumlah wisatawan yang sebelumnya memang diperkirakan melambung, GL Zoo, kata dia, mengoperasikan seluruh wahana yang ada. Wahana tersebut antara lain Gajah Tunggang, Kolam Tangkap, skuter air, "banana boat orca" serta transportasi keliling (taring).
Tarif masuk bagi pengunjung, hingga saat ini masih sama yakni Rp20.000 per orang dan Rp15.000 untuk hari biasa (Senin-Jumat).
"Kami masih belum menaikkan harga. Nanti kalau sudah masuk libur sekolah, mulai 23 Juni hingga 21 Juli kami akan naik Rp20.000 per orang untuk hari biasa,"katanya.
Seorang guru TK Harapan Bangsa, Klaten, Indarti Handayani yang datang beserta rombongan, menuturkan, mengunjungi GLzoo sebagai agenda rutin.
"Kunjungan ke Gembira Loka memang menjadi agenda rutun kami setiap memasuki liburan. Dengan mengajak ke sini, anak-anak bisa mengenali jenis satwa mana yang boleh dipelihara, mana yang tidak,"katanya yang datang dengan rombongan 130 orang ini.
Namun demikian, ia menilai tarif masuk objek wisata tersebut masih relatif mahal.
"Ini memang objek wisata yang sangat mendidik bagi siswa. Namun tarif Rp20.000 per orang bagi kami masih relatif mahal," katanya.
(KR-LQH)
Pewarta : Oleh Luqman Hakim
Editor:
Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2026
