Logo Header Antaranews Jogja

Forpi Yogyakarta buka Posko PPDB

Rabu, 19 Juni 2013 16:27 WIB
Image Print
Sekretariat Forum Pemantau Independen Kota Yogyakarta (istimewa)

Yogyakarta (Antara Jogja) - Forum Pemantau Independen Pemerintah Kota Yogyakarta akan membuka posko pemantauan khusus selama proses penerimaan peserta didik baru yang berlangsung di kota tersebut.

"Mulai Kamis (20/6) hingga berakhir masa penerimaan peserta didik baru (PPDB) kami akan membuka posko khusus bertempat di kantor kami," kata Koordinator Forum Pemantau Independen (Forpi) Pemerintah Kota Yogyakarta Winarta di Yogyakarta, Rabu.

Menurut dia, fokus pemantauan utama poskp tersebut adalah menilai pelaksanaan integritas dan ketaatan instansi pemerintah yaitu Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta dalam melaksanakan prosedur dan aturan PPDB.

"Kami juga akan melihat bagaimana sekolah menjalankan regulasi dan prosedur selama proses PPDB," katanya.

Selain itu, Forpi Pemerintah Kota Yogyakarta juga akan memantau respon dari Dinas Pendidikan dan sekolah dalam memberikan pelayanan publik untuk calon siswa baru selama pendaftaran.

Hasil dari pemantauan tersebut akan diwujudkan dalam bentuk rekomendasi apabila masalahnya dianggap tidak mendesak, atau melakukan mediasi jika masalah dianggap mendesak untuk segera dicari jalan keluarnya.

Sementara itu, Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti mengatakan, agar Forpi bisa bekerja lebih fokus menantau integritas dari satuan kerja perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta.

"Dalam waktu dekat sudah akan dilakukan proses pendaftaran siswa baru. Forpi seharusnya bisa ikut memantau pelaksanaannya," katanya.

Haryadi menekankan, fokus pemantauan yang sebaiknya dilakukan Forpi adalah pada pendaftaran calon siswa asal luar kota.

"Banyak calon siswa dari luar kota yang akan bersekolah di Kota Yogyakarta. Mereka mungkin tidak memperoleh informasi sebanyak siswa dalam kota. Karenanya, mekanisme dan prses pendaftaran ini harus terus dipantau," katanya. *

(E013)



Pewarta :
Editor: Heru Jarot Cahyono
COPYRIGHT © ANTARA 2026