Logo Header Antaranews Jogja

Festival layang-layang Internasional digelar di Bantul

Jumat, 21 Juni 2013 20:26 WIB
Image Print
Festival layang-layang di Pantai Glagah, Kabupaten Kulon Progo. (Foto ANTARA/Mamiek)

Bantul (Antara Jogja) - Festival Layang-layang Naga Internasional atau International Dragon Kite Festival digelar di Pantai Parangkusumo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, 21-23 Juni 2013.

Festival layang-layang naga internasional digelar oleh Museum Layang-layang Jakarta bekerja sama dengan pemerintah kabupaten (Pemkab) Bantul, kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bantul, Bambang Legowo, Jumat.

"Berbagai promosi telah dilakukan untuk memeriahkan festival. Bahkan seluruh provinsi kami undang dan ada tiga negara yang turut serta meramaikan even ini yakni Malaysia, Korea dan Thailand," katanya.

Menurut dia, dengan adanya even tingkat internasional ini diharapkan dapat menjadi daya tarik wisatawan tersendiri sekaligus bisa lebih jauh mengenalkan kawasan Pantai Parangkusumo hingga tingkat dunia.

Sementara itu, salah satu panitia festival, Markus Punomo Adi mengatakan, berbagai acara turut memeriahkan festival layang-layang internasional ini diantaranya melukis layang-layang dan menggelar workshop dengan peserta anak-anak.

"Festival layang-layang sudah menjadi even tahunan sejak tahun 1998, namun untuk tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena dimeriahkan layang-layang naga dan diikuti peserta dari luar negeri," katanya.

Menurut dia, dalam festival layang-layang ini akan dilombakan empat kategori yakni festival layang-layang tradisional dalam dua dimensi dan tiga dimensi, kemudian layang-layang naga serta lomba ulur layang-layang.

"Hingga kemarin peserta yang sudah mendaftar sebanyak 61 klub, yakni 10 klub pelayang lokal dan 47 klub pelayang nasional, kemudian ada lima klub luar negeri diantaranya dari Malaysia, dan Thailand," katanya.

Ia mengatakan, berbagai festival layang-layang dalam beberapa kategori tersebut mulai dipersiapkan sejak Jumat (21/6), kemudian untuk Sabtu (22/6) dan Minggu (23/6) digelar festival layang-layang naga.

"Direncanakan pada pembukaan sekaligus penutupan pada Minggu nanti akan ada pemecahan rekor dunia dalam kategori menaikkan layang-layang terbanyak," katanya.

(KR-HRI)



Pewarta :
Editor: Mamiek
COPYRIGHT © ANTARA 2026