Logo Header Antaranews Jogja

Bupati Sleman canangkan Gerakan Sadar Pendidikan

Senin, 8 Juli 2013 15:15 WIB
Image Print
Bupati Sleman Sri Purnomo (Foto antaranews.com)

Sleman (Antara Jogja) - Bupati Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Purnomo mencanangkan Gerakan Sadar Pendidikan Masyarakat Turi di halaman Sekolah Menengah Atas Negeri I, Senin.

"Kami menyambut baik atas inisiatif yang di cetuskan Camat Turi beserta para guru khususnya guru SMAN I Turi yang memiliki gagasan sadar pendidikan seperti ini," kata Sri Purnomo.

Menurut dia, kegiatan ini sesuai dengan tugas pemerintah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

"Maka menjadi tugas bersama untuk memberikan perhatian bagi peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Sleman," katanya.

Ia mengatakan, pemerintah berfungsi untuk memberikan fasilitasi dan regulasi, sekolah dengan sumber daya yang ada di dalamny aadalah ujung tombak yang secara langsung bertanggung jawab terhadap peningkatan mutu pendidikan bagi masyarakat.

"Pendidikan sebagai salah satu pilar pembangunan manusia di Kabupaten Sleman, merupakan sarana untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berkualitas," katanya.

Sri Purnomo mengatakan, pendidikan juga menjadi kunci untuk memutuskan mata rantai kemiskinan. Dengan pendidikan, diharapkan akan lahir generai yang mandiri dan berkarakter untuk mampu eksis dalam semua tatanan jaman.

"Karena itu menjadi tanggung jawab semua pihak untuk berupaya mewujudkan setiap anak di Kabupaten Sleman ini dapat mengenyam pendidikan, minimal sampai dengan jenjang SMA/SMK," katanya.

Ia mengatakan, saat ini jalan untuk menempuh pendidikan semakin terbuka. Berbagai beasiswa terutama bagi anak dari keluarga kurang mampu telah tersedia.

"Tinggal bagaimana tekad orang tua untuk mendorong anak-anaknya mengenyam pendidikan. Terlebih, kecamatan Turi telah di canangkan sebagai Kecamatan Layak Anak," katanya.

Sebagai kecamatan layak anak, katanya, maka semua pihak dan seluruh masyarakat Turi harus menjamin setiap anak memperoleh pendidikan yang layak.

"Pendidikan adalah hak setiap anak, yang harus dipenuhi. Melalui pendidikan, akan melahirkan generasi yang berkualitas, siap, mandiri, dan terampil. Dengan demikian, melalui gerakan sadar pendidikan, maka diharapkan dapat mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Sleman," katanya.

Pada saat ini, di Sleman terdapat 31.212 pengangguran dari 575.650 angkatan kerja. Di Kecamatan Turi sendiri terdapat 1.204 pengangguran. Menjadi tanggungjawab kita bersama untuk mengurangi angka pengangguran ini.

"Kami berpesan kepada para dukuh yang ada di Kecamatan Turi, untuk memberikan informasi kepada masyarakatnya agar jangan sampai warganya tidak bisa bersekolah gara-gara tidak mampu membayar biaya sekolah," katanya.

(V001)



Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2026